Jawa Pos Radar Madiun – Lonjakan mobilitas terjadi selama libur panjang Jumat Agung dan Paskah 2026.
PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun mencatat melayani 79.242 penumpang kereta api jarak jauh.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyebut jumlah tersebut terdiri dari 41.074 penumpang berangkat dan 38.168 penumpang datang.
“Lonjakan ini karena libur panjang masih berdekatan dengan Lebaran,” ujarnya.
Stasiun Madiun menjadi titik tersibuk. Untuk keberangkatan tercatat 14.567 penumpang, disusul Kediri 4.675, Blitar 3.618, Tulungagung 3.462, dan Jombang 3.232 penumpang.
Sementara untuk kedatangan, Stasiun Madiun melayani 13.235 penumpang.
Kemudian Kediri 5.775, Jombang 3.751, Blitar 3.235, dan Tulungagung 2.891 penumpang.
Tohari menyebut momentum libur dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi sekaligus berwisata.
“Masih suasana Lebaran, sekaligus wisata ke berbagai daerah,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan, KAI mengoperasikan kereta tambahan. Di antaranya KA Brantas Tambahan pada 2–5 April 2026.
“Ini untuk menambah kapasitas angkut,” tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto