Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun mulai menghidupkan kembali lahan mati di belakang GOR Wilis.
Kawasan yang dulunya merupakan bekas Pasar Bunga itu akan direvitalisasi menjadi ruang publik.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun memastikan kawasan tersebut memiliki potensi besar meski selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
’’Kemarin kami cek, tempatnya tidak terpakai dan kotor. Ini akan kita revitalisasi,’’ ujarnya, kemarin (7/4).
Menurutnya, lokasi tersebut dapat dikembangkan menjadi ruang publik baru untuk aktivitas olahraga dan rekreasi masyarakat.
Baca Juga: 3.444 Siswa SMP di Madiun Jalani TKA Hari Ini, Ujian Online Diawasi CCTV
Pemkot menargetkan revitalisasi dapat direalisasikan pada tahun ini.
Namun, konsep penataan kawasan yang berada di dekat kantor Disbudparpora itu masih dalam tahap perencanaan.
’’Potensinya besar sekali. Nanti konsepnya seperti apa, ditunggu saja,’’ jelasnya.
Terpisah, Plt Kepala DPUPR Kota Madiun Dwi Setyo Nugroho mengaku telah menerima arahan terkait penataan kawasan tersebut.
Tahap awal difokuskan pada pembersihan area, termasuk bebatuan dan tanah di kawasan Jalan Larasati.
Baca Juga: Absen Apel Pejabat, Lurah Tawangrejo Madiun Terancam Dicopot
’’Kondisinya sudah terlihat bersih,’’ ujarnya.
Sementara untuk konsep penataan, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pimpinan.
Rencana penataan tidak hanya menyasar bekas Pasar Bunga, tetapi juga akan dikembangkan hingga pedestrian di Jalan Diponegoro Timur.
’’Untuk penganggarannya nanti mendahului PAK,’’ ungkap Inug, sapaan akrabnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto