Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bok Malang Meluap, 120 KK di Madiun Terdampak Banjir

Erlita H • Rabu, 8 April 2026 | 06:45 WIB
MENGGENANG: Luapan air di kawasan Bok Malang, Kelurahan Pilangbango, Kota Madiun, menyebabkan puluhan rumah terdampak banjir saat hujan deras. BPBD UNTUK RADAR MADIUN
MENGGENANG: Luapan air di kawasan Bok Malang, Kelurahan Pilangbango, Kota Madiun, menyebabkan puluhan rumah terdampak banjir saat hujan deras. BPBD UNTUK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Hujan deras disertai angin kencang memicu banjir di Kota Madiun, Senin (6/4) malam.

Luapan air terjadi di kawasan Bok Malang, Kelurahan Pilangbango, hingga masuk ke permukiman warga.

Air meluap dari bawah jembatan dan menggenangi rumah warga di sekitar lokasi.

Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun Heter Hidayati mengatakan laporan diterima sekitar pukul 22.33.

’’Petugas menemukan tumpukan bambu dan luapan air di sekitar jembatan,’’ ujarnya, kemarin (7/4).

Baca Juga: Banjir Terus Berulang, Magetan Butuh Normalisasi Besar

Banjir berdampak pada dua rukun tetangga, yakni RT 19 dan RT 20. Total sebanyak 120 kepala keluarga terdampak.

Rinciannya, 70 KK di RT 19 dan 50 KK di RT 20.

Air juga sempat masuk ke rumah warga. Setidaknya dua rumah harus dilakukan penyedotan.

Lokasinya berada di Jalan Pilang Muda nomor 6 dan nomor 25.

Selain itu, banjir juga mengganggu arus lalu lintas. Jembatan Bok Malang merupakan akses penghubung penting menuju wilayah Kabupaten Madiun.

Baca Juga: Banjir Kiriman dari Bojonegoro Rendam 21 Rumah Warga di Madiun

Petugas gabungan langsung diterjunkan untuk penanganan. Mulai BPBD Kota dan Kabupaten Madiun, DPUPR, Tagana, BBWS Bengawan Solo, hingga TNI.

Penanganan dilakukan dengan pembersihan sampah, pengerukan bambu, serta penyedotan air.

Proses tersebut berlangsung sekitar 2,5 jam.

’’Sekaligus pengaturan lalu lintas di lokasi,’’ jelasnya.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material juga nihil.

Baca Juga: Truk Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Tewas di Lokasi

Sepanjang 2026, BPBD mencatat sejumlah kejadian kebencanaan.

Di antaranya satu kebakaran kios, 23 pohon tumbang, empat rumah atau tiang roboh, 40 evakuasi hewan, serta dua kejadian banjir.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai.

’’Jangan membuang sampah sembarangan agar tidak menyumbat aliran air,’’ tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#bok malang #cuaca ekstrem #pilangbango #banjir madiun #BPBD Kota Madiun