MADIUN – Pembinaan atlet e-sport pelajar di Kota Madiun mulai digencarkan.
E-Sport Indonesia (ESI) Kota Madiun menggandeng SMKN 5 Madiun untuk menjaring bibit atlet potensial sejak dini.
Kerja sama tersebut diteken Selasa (14/4) sebagai langkah awal membangun ekosistem e-sport di lingkungan sekolah.
Ketua ESI Kota Madiun, R. Arie Mahendra Adhiarta, mengatakan kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengembangan bagi sekolah lain.
“Harapannya bisa menjadi pilot project untuk sekolah lain,” ujarnya.
Melalui kerja sama tersebut, ESI akan memberikan pendampingan secara langsung kepada siswa.
Pembinaan dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang terstruktur.
Potensi pelajar akan diasah untuk dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan e-sport, baik tingkat daerah maupun nasional.
“E-Sport bukan sekadar permainan, tetapi cabang olahraga yang dipertandingkan,” tegasnya.
Kepala SMKN 5 Madiun, Rofiq Ali Muhsin, menyebut kerja sama ini sebagai upaya mengakomodasi minat dan bakat siswa di bidang e-sport.
Saat ini, sekitar 200 siswa tercatat berminat mengikuti ekstrakurikuler tersebut.
“Kami butuh pendampingan agar potensi siswa bisa berkembang maksimal,” katanya.
Pihak sekolah juga menyiapkan dukungan penuh. Mulai dari materi pembelajaran, fasilitas latihan, hingga pendampingan saat mengikuti kejuaraan.
Langkah ini diharapkan mampu melahirkan atlet e-sport berprestasi sekaligus memperkuat posisi Kota Madiun dalam perkembangan olahraga digital. (her)
Editor : Hengky Ristanto