MADIUN – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-64 di Kota Madiun dimanfaatkan untuk memperkuat peran kader dalam pembangunan berbasis keluarga.
Wakil Ketua I TP PKK Kota Madiun Dellina Mahardika Panuntun menegaskan, HKG bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen organisasi.
’’Ini momentum untuk meningkatkan komitmen menjalankan 10 program pokok PKK,’’ ujarnya di Wisma Haji Kota Madiun, kemarin (15/4).
Tema HKG tahun ini mengusung penguatan 10 program pokok PKK sebagai bagian dari dukungan terhadap Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Dellina, penguatan program tersebut menjadi fondasi penting dalam pemberdayaan keluarga sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.
PKK juga diharapkan terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
’’Kami mengajak seluruh kader PKK hadir dan bekerja di tengah masyarakat,’’ tambahnya.
Selain itu, peningkatan kualitas kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian utama.
Mulai dari pengetahuan, keterampilan, hingga kepemimpinan dinilai penting untuk menjawab berbagai persoalan keluarga dan sosial.
’’Hal itu dinilai penting untuk menjawab berbagai persoalan keluarga dan sosial,’’ ungkap Dellina.
Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menekankan pentingnya peran PKK dalam pendataan masyarakat.
Menurutnya, penguatan data berbasis Dasa Wisma menjadi kunci dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.
’’Data dari bawah harus valid untuk mendukung program pemerintah,’’ terangnya.
Ia juga mendorong PKK untuk meningkatkan intervensi program langsung di masyarakat.
’’Peran PKK sangat besar dalam pembangunan,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto