MADIUN – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA tahun ajaran 2026/2027 dijadwalkan dibuka pada 11–15 Juni mendatang.
Tahapan dimulai dari pra pendaftaran, dilanjutkan pendaftaran hingga proses daftar ulang.
Kasi SMA/PKPLK Cabdindik Jatim Wilayah Madiun Canggih Swantaka Yoga Nendi mengatakan, terdapat perubahan skema dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.
Jalur domisili kini ditempatkan di awal tahapan seleksi.
“Pendaftaran dimulai 11–15 Juni,” ujarnya, Minggu (19/4).
SPMB dibagi dalam lima jalur. Yakni domisili sebesar 35 persen, afirmasi 30 persen, nilai prestasi akademik 25 persen, mutasi orang tua 5 persen, dan prestasi lomba 5 persen.
Untuk jalur domisili, pendaftar wajib berada dalam satu rayon dengan pilihan maksimal tiga sekolah.
Sementara jalur lain masih memungkinkan lintas rayon dengan sejumlah persyaratan tertentu.
“Boleh lintas rayon, tapi ada syaratnya,” jelasnya.
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu, penyandang disabilitas, serta anak buruh.
Sedangkan jalur nilai prestasi akademik menggunakan pembobotan nilai rapor dan tes kemampuan akademik (TKA).
“Komposisinya 60 persen rapor dan 40 persen TKA,” terangnya.
Canggih menambahkan, skema tahun ini berbeda dari sebelumnya yang hanya mengacu pada nilai rapor dan nilai sekolah.
Kini, hasil TKA menjadi bagian penting dalam penilaian.
Selain itu, perubahan juga terjadi pada urutan tahapan jalur seleksi.
Saat ini, proses masih berada pada tahap sosialisasi kepada sekolah dan calon peserta didik.
Pihaknya mengimbau siswa kelas IX aktif mencari informasi melalui laman resmi SPMB Jawa Timur.
“Semua pengumuman real time di website,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto