MADIUN – Layanan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) kian diminati.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat lonjakan penumpang pada triwulan I 2026.
Sepanjang Januari–Maret, jumlah penumpang mencapai 180.810 orang.
Angka itu naik 31 persen dibanding periode sama 2025 yang tercatat 138.372 pelanggan.
Manager Humas Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan antarmoda.
“KA BIAS menjadi penghubung perjalanan darat dan udara yang efisien,” ujarnya, Minggu (19/4).
Dari total penumpang, sebanyak 92.390 merupakan keberangkatan. Sedangkan 88.420 lainnya kedatangan.
Menurut Tohari, layanan KA BIAS memudahkan akses menuju Bandara Adi Soemarmo, khususnya bagi masyarakat Madiun dan sekitarnya.
Penumpang dapat melanjutkan perjalanan secara tepat waktu dan nyaman.
“Penumpang bisa melanjutkan perjalanan secara tepat waktu dan nyaman,” jelasnya.
Selain itu, tarif yang terjangkau turut menjadi daya tarik. Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin mengandalkan kereta api sebagai moda utama menuju bandara.
KAI juga memperluas jangkauan layanan dengan memperpanjang rute hingga Stasiun Caruban sejak 2025.
Langkah itu meningkatkan aksesibilitas masyarakat Kabupaten Madiun.
“Kemudahan akses ini memberikan dampak besar,” tambahnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto