Jawa Pos Radar Madiun - Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Madiun bersama Program Kampung Iklim Pesanggrahan menggelar aksi peduli lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi.
Aksi ini ditandai dengan penuangan 350 liter cairan eco-enzyme ke aliran Sungai Bengawan Madiun sebagai simbol kolaborasi pelestarian ekosistem sungai.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari anggota PKK Kota Madiun, komunitas ProKlim, hingga pelajar dan mahasiswa.
Fuel Terminal Manager Madiun Kadek Dwi Arianto menyampaikan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran lingkungan di masyarakat.
“Hari Bumi mengingatkan kita bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Kadek.
Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Spanyol 2026: Tampil Buruk, Veda Ega Pratama Peringkat 24
Kadek menambahkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong lahirnya aksi nyata yang sederhana namun memiliki dampak positif secara berkelanjutan.
Wakil Ketua TP PKK Kota Madiun Dellina Mahardika Panuntun turut mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat lintas generasi dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama,” tutur Dellina.
Local Hero ProKlim Pesanggrahan Kurnia Fidiawati menjelaskan bahwa penggunaan eco-enzyme merupakan bagian dari edukasi pengelolaan limbah rumah tangga.
Kurnia ingin mengajak masyarakat melihat bahwa limbah organik sebenarnya masih memiliki manfaat besar apabila dikelola dengan cara yang benar.
Salah satu peserta dari SMK Negeri 3 Madiun Rizky Pratama mengaku mendapatkan pengalaman baru mengenai penerapan ilmu kimia untuk menjaga alam.
Baca Juga: Cara Tidur Nyenyak Tanpa Obat: 10 Tips Alami yang Efektif
“Kegiatan ini membuat kami lebih memahami bahwa pengelolaan limbah organik seperti eco-enzyme ternyata memiliki manfaat bagi lingkungan,” ungkap Rizky.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menegaskan pentingnya aksi kolektif untuk menjaga bumi.
Ahad berharap budaya peduli lingkungan ini dapat terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi mendatang demi keberlanjutan ekosistem di masa depan.
Pertamina Patra Niaga FT Madiun berharap semangat kolaborasi ini tidak hanya menjadi seremonial namun menjadi pengingat untuk terus merawat bumi setiap hari.
Langkah kecil dalam menjaga lingkungan hari ini akan menjadi warisan besar yang sangat berharga bagi kelangsungan bumi di masa depan. (ser)
Editor : Mizan Ahsani