Jawa Pos Radar Madiun – Harga cabai di Kota Madiun masih terkendali. Namun, minyak goreng (migor) curah mulai merangkak naik dan menjadi perhatian.
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) memastikan harga cabai merah dan cabai keriting bertahan di kisaran Rp 55 ribu per kilogram. Angka itu masih di bawah harga eceran tertinggi (HET).
Kepala Bagian Perekonomian dan Kesra Setda Kota Madiun Danang Novianto mengatakan, kondisi tersebut relatif stabil dibanding daerah lain.
“Untuk cabai di Kota Madiun masih di bawah HET,” ujarnya, kemarin (26/4).
Meski demikian, TPID menyoroti harga migor curah yang kini berada di kisaran Rp 20 ribu per liter, sedikit di atas ketentuan.
“Ini menjadi perhatian kami untuk menjaga stabilitas harga,” katanya.
Danang mengingatkan, potensi kenaikan harga cabai tetap ada, terutama dipengaruhi faktor cuaca.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, TPID akan memperkuat koordinasi dengan dinas perdagangan dan pelaku pasar.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperlancar distribusi dari daerah penghasil.
Kerja sama dengan wilayah sekitar seperti Magetan dan daerah penyangga lainnya akan dimaksimalkan.
“Distribusi harus lancar agar harga tetap terkendali,” jelasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto