Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BI Dorong QRIS untuk Parkir di Madiun, Transaksi Non-Tunai Makin Meluas

Hengky Ristanto • Minggu, 3 Mei 2026 | 17:40 WIB
Penggunaan QRIS di Kota Madiun terus meningkat. BI mendorong inovasi pembayaran digital hingga ke layanan publik seperti parkir. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Penggunaan QRIS di Kota Madiun terus meningkat. BI mendorong inovasi pembayaran digital hingga ke layanan publik seperti parkir. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Digitalisasi pembayaran mulai terasa dampaknya pada perputaran ekonomi daerah.

Bank Indonesia (BI) Kediri mendorong inovasi lanjutan dengan memperluas penggunaan QRIS ke sektor layanan publik, termasuk parkir.

Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri, Deasi Surya Andarina, menyebut peningkatan penggunaan QRIS menjadi indikator menguatnya aktivitas ekonomi di daerah.

Tren itu terlihat dari semakin banyaknya pelaku usaha yang beralih ke transaksi non-tunai.

Baca Juga: Bapenda Madiun Distribusikan 436 Ribu SPPT PBB-P2 Tahun 2026, Warga Bisa Bayar lewat QRIS

“Toko yang memakai QRIS semakin banyak. Masyarakat juga makin familiar,” ujarnya, Minggu (3/5).

Berdasarkan data BI Kediri hingga Februari, nilai transaksi QRIS mencapai Rp1,6 miliar.

Dari jumlah tersebut, sekitar 10,18 persen berasal dari Kota Madiun.

Menurut Deasi, meningkatnya adopsi QRIS mempercepat perputaran uang di masyarakat.

Dampaknya, aktivitas ekonomi ikut terdorong lebih cepat.

“Semakin banyak penggunaan QRIS, perputaran ekonomi juga semakin tinggi,” jelasnya.

Baca Juga: Transaksi Qris di Madiun Melonjak, Tembus 440 Ribu Sepanjang 2025

Ke depan, digitalisasi pembayaran diarahkan masuk ke layanan pemerintah daerah. Mulai dari pajak hingga retribusi.

Salah satu yang didorong adalah pembayaran parkir secara digital.

“Bisa dikembangkan ke sektor layanan publik,” katanya.

Deasi mencontohkan, sejumlah kota sudah menerapkan pembayaran parkir berbasis QRIS.

Skema tersebut dinilai lebih praktis sekaligus meningkatkan transparansi transaksi.

“Ke depan diharapkan ada inovasi dari Pemkot Madiun, termasuk pembayaran parkir secara digital,” ujarnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#QRIS Madiun #parkir QRIS #BI Kediri #transaksi non tunai #pembayaran digital