Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Simpang Lima Tugu Pendekar, Jalan S. Parman, Senin (4/5) pagi.
Sebuah truk boks menabrak tiga sepeda motor yang berhenti di lampu merah. Satu orang meninggal dunia.
Korban tewas berinisial D.I, 33, warga Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo.
Sementara dua korban lain mengalami luka-luka, masing-masing IDS, 32, warga Karangrejo, Magetan, serta SNI, 25, warga Jiwan, Kabupaten Madiun.
Baca Juga: Kecelakaan Tol Ngawi–Solo, Satu Tewas Tiga Luka
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Deka Purnama Putra, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk Hino nopol W 8366 UT yang dikemudikan A.K, 35, warga Badas, Kediri, melaju dari arah utara ke selatan.
Di lokasi kejadian, tiga sepeda motor tengah berhenti di lampu lalu lintas karena APIL menyala merah.
Namun, dari arah belakang truk melaju tanpa kendali dan menabrak kendaraan secara beruntun.
“Menurut saksi, pengemudi diduga mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraan,” ujarnya.
Korban meninggal dunia dievakuasi ke IKF RSUD dr. Soedono.
Baca Juga: Awal 2026, 20 Kasus Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Wilayah Daop 7 Madiun
Sementara korban luka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Sopir truk telah diamankan untuk proses penyelidikan.
Dari pemeriksaan awal, kendaraan diketahui mengangkut air mineral dari Kediri menuju Ponorogo.
“Tidak ada indikasi pelanggaran lampu merah. Truk menabrak karena pengemudi tidak stabil, diduga mengantuk,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto