Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kekurangan 138 Tenaga Pendidik, Dindik Madiun Alihkan Guru TK ke SD

Hengky Ristanto • Senin, 4 Mei 2026 | 20:40 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati.

Jawa Pos Radar Madiun – Kekurangan guru di Kota Madiun masih menjadi pekerjaan rumah, terutama di jenjang SD dan SMP.

Dinas Pendidikan menyiapkan langkah cepat untuk menutup kekosongan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menyebut salah satu solusi dengan mengalihkan guru TK berstatus PNS ke jenjang SD.

“Stok PNS guru kelas ada di TK. Ini bisa kami alihkan ke SD untuk menutup kekurangan guru kelas,” ujarnya, Senin (4/5).

Sementara itu, kebutuhan guru jenjang SMP akan diusulkan melalui rekrutmen CPNS 2026.

Total kekurangan guru di dua jenjang tersebut diperkirakan mencapai 138 orang.

“Kekurangannya sekitar 138 orang, untuk SD dan SMP,” imbuhnya.

Di sisi lain, peningkatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi fokus.

Dindik memastikan program pengembangan kompetensi terus berjalan, meski tidak dalam bentuk beasiswa khusus.

Menurut Lismawati, peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari guru.

Proses pembelajaran akan optimal jika tenaga pendidik mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Guru harus terus di-upgrade agar pembelajaran bisa mengikuti perkembangan. Kalau hanya menuntut siswa tanpa meningkatkan kualitas guru, hasilnya tidak optimal,” tegasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#guru SD SMP #tenaga pendidik #CPNS 2026 #kekurangan guru madiun #dindik madiun