Jawa Pos Radar Madiun – Cabang olahraga padel akhirnya memiliki kepengurusan resmi di Kota Madiun.
Yoga Adhi Wicaksananto dilantik sebagai Ketua Perkumpulan Besar Padel Indonesia Kota Madiun periode 2026–2030 pada Jumat (8/5).
Usai dilantik, Yoga langsung menyiapkan langkah percepatan pengembangan olahraga padel di Kota Pendekar.
Fokus awal yang dibidik ialah mengenalkan sekaligus mengedukasi masyarakat terkait olahraga yang tengah naik daun tersebut.
“Jangka pendeknya kami ingin mengenalkan dan mengedukasi padel kepada masyarakat Kota Madiun,” ujarnya.
Menurut dia, PBPI Kota Madiun bakal merangkul komunitas hingga penggemar padel di wilayah Madiun.
Termasuk mengajak atlet-atlet asal Kota Pendekar yang selama ini membela daerah lain agar ikut membangun ekosistem padel di Kota Madiun.
“Kalau nanti ada atlet-atlet padel yang berdomisili di Madiun, kami ingin mereka ikut kolaborasi bersama kami,” katanya.
Tak hanya itu, PBPI Kota Madiun juga menyiapkan program jangka panjang bertajuk Padel Go to School.
Program tersebut menyasar pelajar tingkat SMA sebagai langkah percepatan edukasi sekaligus pembinaan atlet usia muda.
Yoga menjelaskan pembinaan awal bakal difokuskan pada kelompok usia U-17 hingga U-20 sebagai persiapan jika padel resmi dipertandingkan dalam Porprov Jatim 2027.
“Kami ingin percepatan edukasi ke sekolah-sekolah, terutama SMA,” jelasnya.
Dalam penyusunan kepengurusan, Yoga memastikan proses dilakukan melalui musyawarah bersama dengan melibatkan figur-figur yang memiliki dedikasi terhadap perkembangan olahraga.
Menariknya, sekitar 50 persen pengurus direncanakan berasal dari kalangan guru olahraga.
“Guru olahraga itu setiap hari yang dipikirkan olahraga. Jadi mereka bisa ikut berkontribusi memasyarakatkan padel,” ujarnya.
Selain itu, PBPI Kota Madiun juga membuka peluang kolaborasi dengan pemilik fasilitas olahraga untuk mendukung pembangunan lapangan padel di Kota Madiun.
Saat ini, menurut Yoga, lapangan padel bahkan belum tersedia di wilayah Madiun Raya.
“Kami ingin yang masuk benar-benar punya dedikasi untuk padel,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Madiun, Edwin Susanto, optimistis olahraga padel dapat berkembang pesat di Kota Pendekar.
“Semoga ini menjadi awal yang baik bagi orang-orang yang mencintai cabor padel di Kota Madiun,” ujarnya.
Edwin berharap padel dapat dipertandingkan dalam Porprov Jatim 2027 dan atlet-atlet asal Madiun yang kini membela daerah lain bisa kembali memperkuat Kota Madiun. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto