Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

59 Atlet Pelajar Bertarung di O2SN Pencak Silat Kota Madiun, Nomor Tanding Dibuka

Erlita H • Selasa, 12 Mei 2026 | 04:30 WIB
Puluhan atlet pelajar bertanding dalam O2SN pencak silat Kota Madiun di GOR Wilis dengan sistem seleksi lebih kompetitif. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
Puluhan atlet pelajar bertanding dalam O2SN pencak silat Kota Madiun di GOR Wilis dengan sistem seleksi lebih kompetitif. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Persaingan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang pencak silat tingkat Kota Madiun makin sengit.

Selain jumlah peserta bertambah, sistem pertandingan tahun ini juga dibuat lebih kompetitif.

Sebanyak 59 atlet pelajar turun bertanding di GOR Wilis Kota Madiun, kemarin (11/5). Rinciannya, 29 peserta tingkat SD/MI dan 30 peserta SMP/MTs.

Berbeda dari tahun sebelumnya, panitia kini mulai membuka nomor tanding untuk kategori SMP.

Sebelumnya, pertandingan hanya mempertandingkan nomor seni jurus tunggal.

Penyelenggara O2SN Pencak Silat Dinas Pendidikan Kota Madiun, Ardy Kusuma Irawan mengatakan peningkatan jumlah peserta menunjukkan minat pelajar terhadap pencak silat terus bertambah.

“‘Alhamdulillah tahun ini pesertanya bertambah, baik dari tingkat SD maupun SMP,’’ ujarnya.

Sistem pertandingan juga dibuat berlapis.

Seluruh peserta wajib mengikuti nomor seni jurus tunggal tangan kosong sebelum bisa lolos ke nomor tanding.

Koordinator Pelaksana O2SN Pencak Silat SMP, Ramadanu Setiawan menjelaskan hanya empat peserta terbaik dari tiap kategori seni yang berhak melaju ke fase tarung.

“‘Peserta wajib mengikuti seni dulu. Nanti diambil empat terbaik dari masing-masing untuk masuk ke tanding,’’ katanya.

Nomor tanding SMP menggunakan kelas F pra remaja dengan berat badan 45–48 kilogram.

Penilaian nomor seni menitikberatkan pada ketepatan gerak, ketegasan, hingga ekspresi atlet saat memainkan jurus.

Sedangkan dalam nomor tanding, serangan wajib tepat mengenai body protector lawan.

Pukulan maupun tendangan ke kepala, leher, rambut, dan area terlarang lainnya dinyatakan pelanggaran.

Ajang tersebut sekaligus menjadi seleksi atlet menuju O2SN tingkat Provinsi Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung Juni mendatang di Surabaya.

Tahun lalu, wakil Kota Madiun baru mampu menembus posisi juara harapan.

Karena itu, peningkatan kualitas pertandingan tahun ini diharapkan mampu mendongkrak prestasi atlet Kota Pendekar.

“‘O2SN ini bukan sekadar lomba. Tapi juga melatih mental tanding dan pengalaman atlet sejak usia sekolah,’’ tandas Rama. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#gor wilis #kota madiun #pencak silat #O2SN #Dindik Kota Madiun