Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kota Madiun Kejar Zero Waste 2027, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah

Hengky Ristanto • Senin, 18 Mei 2026 | 09:38 WIB
PILAH SAMPAH: Pemkot Madiun mulai menggulirkan program pemilahan sampah dari rumah demi mengurangi volume sampah di TPA Winongo. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
PILAH SAMPAH: Pemkot Madiun mulai menggulirkan program pemilahan sampah dari rumah demi mengurangi volume sampah di TPA Winongo. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun mulai mengebut program pengelolaan sampah dari sumbernya.

Langkah tersebut menyusul target pemkot yang mencanangkan zero waste pada 2027, lebih cepat dibanding target pemerintah pusat yang menargetkan persoalan sampah nasional tuntas pada 2029.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan, pemkot bakal segera menggulirkan gerakan pilah sampah dari rumah.

Program tersebut diawali melalui surat edaran pemilahan sampah di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Insya Allah Juni nanti dicanangkan pilah sampah dari rumah,” ujarnya, Senin (18/5).

Selain itu, pemkot mulai mengoptimalkan keberadaan bank sampah di tiap kelurahan.

Saat ini tercatat sekitar 100 bank sampah disiapkan menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Menurut Bagus, fokus utama program bukan sekadar mengolah sampah menjadi produk tertentu.

Namun, membangun kepedulian masyarakat terhadap pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

“Percontohannya nanti bagaimana kepedulian masyarakat terhadap pemilahan sampah,” katanya.

Sampah yang sudah dipilah nantinya akan dikelola melalui bank sampah.

Sebagian dapat dimanfaatkan menjadi produk daur ulang seperti kursi maupun merchandise.

Sedangkan sampah residu tetap dibuang ke TPA Winongo.

Meski demikian, volume sampah yang masuk ke TPA Winongo ditargetkan terus menurun seiring optimalisasi pemilahan sampah.

Bagus bahkan menargetkan pengurangan sampah dapat mencapai lebih dari 50 persen per hari.

“Targetnya lebih dari 50 persen,” tegasnya.

Di sisi lain, pemkot juga menyiapkan ruang pamer hasil produk daur ulang sampah di kawasan PSC.

Sementara terkait wacana pembangunan insinerator di TPA Winongo, Bagus memastikan belum menjadi prioritas dalam waktu dekat.

“Insinerator belum dulu,” tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pilah sampah dari rumah #sampah kota madiun #kota madiun #Zero waste 2027 #TPA Winongo