Jawa Pos Radar Madiun - BRI Branch Office (BO) Madiun terus memperkuat perannya sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
Hingga April 2026, BRI BO Madiun sukses mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan angka mencapai Rp 1.567 miliar (sekitar Rp 1,56 triliun).
Branch Office Head BRI BO Madiun, Rizky Akbar Trilaksono, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan wujud nyata dukungan perbankan terhadap program Astacita Pemerintah.
Khususnya dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pemerataan pembangunan.
Dari total penyaluran pendanaan tersebut, penyerap dana terbesar mengalir ke sektor pertanian dan produksi.
Sektor ini mencakup pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan industri jasa lainnya yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Madiun.
“Sebagian besar penyaluran KUR didominasi oleh sektor pertanian yang tercatat sebesar Rp 818 miliar, atau sekitar 52,2 persen dari total penyaluran hingga April 2026,” urai Rizky.
Lebih lanjut, ia melihat besarnya potensi komoditas lokal yang masih bisa dikembangkan secara maksimal dengan hadirnya dukungan permodalan yang tepat sasaran.
“Ini merupakan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah BO Madiun,” ujarnya.
“Banyak potensi di wilayah Madiun khususnya di bidang pertanian tebu dan palawija. BRI berperan mendukung pelaku usaha baik dalam pendanaan maupun peningkatan kapasitas,” lanjut Rizky.
Dengan pembiayaan yang memadai dan akses permodalan yang lebih mudah lewat fasilitas KUR, pelaku UMKM di wilayah Madiun kini memiliki kesempatan yang jauh lebih besar.
Yakni untuk meningkatkan kapasitas produksinya, berekspansi, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Baca Juga: BYD M6 DM-i Digadang Jadi Mobil Sejuta Umat Baru di Indonesia, Bisa Di-cas dan Isi Bensin Sekaligus
Selain memberikan suntikan dana segar, BRI BO Madiun menegaskan bahwa dukungan perbankan tidak berhenti pada pencairan modal.
Pihaknya secara aktif melakukan pendampingan usaha dan edukasi finansial agar para debitur mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Langkah ini sejalan dengan visi besar BRI untuk menjadi mitra tepercaya dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan di daerah-daerah yang memiliki potensi unggulan.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja, tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya," tegas Rizky.
Di era modern ini, BRI juga memfokuskan pendampingan pada sektor teknologi.
"Kami terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga bisa mendorong kapasitas usaha dan bisa naik kelas,” pungkasnya. (*)
Editor : Mizan Ahsani