Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Adinta Saniyyah, Buktikan Dokter dan Model Bisa Jalan Bersamaan

Erlita H • Senin, 25 Mei 2026 | 11:15 WIB
Adinta Saniyyah saat menjalani aktivitas modelling. Dokter muda tersebut sukses meraih gelar Gadis Palembang 2025.
Adinta Saniyyah saat menjalani aktivitas modelling. Dokter muda tersebut sukses meraih gelar Gadis Palembang 2025.

Jawa Pos Radar Madiun – Profesi dokter tak membuat Adinta Saniyyah meninggalkan dunia modelling.

Perempuan 24 tahun itu justru sukses menembus ajang pageant dan meraih gelar Gadis Palembang 2025.

Adinta membuktikan profesi tenaga kesehatan dan model bisa berjalan berdampingan selama dijalani dengan disiplin dan manajemen waktu yang baik.

Perempuan yang kini tinggal sementara di Grand Soka Residence, Maospati, Magetan itu mengaku mulai serius menekuni modelling saat usia 22 tahun ketika masih menjalani masa co-ass sebagai dokter muda.

“Awalnya saya ikut modelling hanya untuk memperbaiki cara berjalan dan postur tubuh,” ujarnya kemarin (24/5).

Namun, dunia modelling ternyata membawa pengalaman lebih besar bagi dirinya.

Tidak sekadar soal penampilan, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan keberanian keluar dari zona nyaman.

Ketertarikan terhadap modelling sebenarnya sudah muncul sejak kecil.

Sejak SD, Adinta mengaku gemar memperagakan catwalk dan mengikuti tayangan dunia fashion.

Perjalanannya kemudian berkembang melalui berbagai fashion show hingga akhirnya masuk ke dunia pageant.

Berkat dorongan pelatihnya, Adinta memberanikan diri mengikuti ajang Pemilihan Bujang Gadis Palembang 2025 yang digelar Dinas Pariwisata Kota Palembang.

Hasilnya, dia berhasil dinobatkan sebagai Gadis Palembang 2025.

“Di sana saya belajar public speaking, attitude, wawasan budaya dan pariwisata, kedisiplinan, hingga mentalitas kompetisi,” katanya.

Menurut Adinta, profesi dokter dan model justru saling melengkapi.

Dunia modelling membantu dirinya membangun kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri saat berinteraksi dengan banyak orang.

Selama menjalani modelling, dia aktif menerima pekerjaan catwalk, photoshoot, hingga muse make up.

Kini, sejak tinggal di Madiun, Adinta mulai menerima berbagai pekerjaan modelling di wilayah Madiun dan sekitarnya.

Meski begitu, dia tetap menempatkan profesi dokter sebagai prioritas utama.

“Cantik dan skill saja tidak cukup. Yang membuat model bisa bertahan adalah attitude, karakter, dan ciri khas,” tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Adinta Saniyyah #Gadis Palembang 2025 #pageant indonesia #dokter muda #modelling