CJH Kota Madiun Bergerak ke Armuzna, 104 Jemaah Lansia dan Risti Jalani Murur

Erlita H • Dipublikasikan Selasa, 26 Mei 2026 | 12:00 WIB
Calon jemaah haji Kota Madiun menaiki bus menuju Armuzna untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Tanah Suci. FOTO: ISTIMEWA
Calon jemaah haji Kota Madiun menaiki bus menuju Armuzna untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Tanah Suci. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan calon jemaah haji (CJH) Kota Madiun mulai bergerak menuju puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Sebanyak 104 jemaah lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti) dipastikan mengikuti program murur untuk menjaga kondisi fisik selama pelaksanaan ibadah.

Pembimbing Ibadah Haji Kloter SUB 22 Agus Burhani mengatakan, total 227 CJH Kota Madiun telah mempersiapkan keberangkatan menuju Arafah sejak kemarin (25/5).

Seluruh jemaah dijadwalkan berangkat sekitar pukul 16.30 waktu Arab Saudi (WAS).

“Persiapan ibadah sudah dilakukan seluruh jemaah,” ujarnya.

Rombongan diperkirakan tiba di Arafah sekitar pukul 21.00 WAS untuk menjalani prosesi wukuf sebagai puncak rangkaian ibadah haji.

Agus menjelaskan, program murur diterapkan khusus bagi jemaah lansia dan risti agar kondisi kesehatan mereka tetap terjaga selama menjalankan rukun haji.

Dalam skema tersebut, jemaah tidak turun di Muzdalifah dan langsung melanjutkan perjalanan menuju Mina.

“Supaya pelaksanaan rukun haji tetap terjaga,” katanya.

Selain itu, proses lempar jumrah bagi jemaah lansia dan risti juga akan dibadalkan oleh jemaah lain yang dalam kondisi sehat.

Hal itu dilakukan karena jarak tenda Mina menuju lokasi jamarat mencapai sekitar empat kilometer.

Agus menambahkan, seluruh jemaah telah mengenakan pakaian ihram dan diperbolehkan membawa tas Armuzna yang berisi perlengkapan pribadi, pakaian ganti, hingga obat-obatan.

“Seluruh jemaah telah mengenakan pakaian ihram dan diperbolehkan membawa tas Armuzna berisi perlengkapan pribadi, obat-obatan, hingga pakaian ganti,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kloter SUB 22 Zainal Arifin memastikan kesiapan fasilitas tenda di Arafah sebelum seluruh jemaah diberangkatkan.

Pihaknya telah melakukan survei lokasi dan mendapati dua tenda besar dengan kapasitas 203 dan 180 orang yang dilengkapi pendingin ruangan.

“Kondisi tenda cukup memadai dan layak,” ujarnya.

Fasilitas kamar mandi hingga pos kesehatan di setiap markas juga dipastikan siap melayani kebutuhan jemaah selama pelaksanaan Armuzna.

“Relatif semua lancar dan bagus. Tinggal nanti proses saat seluruh jemaah berkumpul di Armuzna,” pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
cjh kota madiun Haji 2026 jemaah haji Armuzna Murur