Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jemaah Haji Kota Madiun Mulai Wukuf di Arafah, Cuaca Capai 49 Derajat Celsius

Erlita H • Rabu, 27 Mei 2026 | 07:30 WIB
Jemaah haji asal Kota Madiun beristirahat di tenda Arafah menjelang pelaksanaan wukuf pada puncak ibadah haji. FOTO: ISTIMEWA
Jemaah haji asal Kota Madiun beristirahat di tenda Arafah menjelang pelaksanaan wukuf pada puncak ibadah haji. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan jemaah haji asal Kota Madiun mulai menjalani puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Di tengah cuaca ekstrem yang mencapai 49 derajat Celsius, petugas haji meminta jemaah membatasi aktivitas di luar tenda demi menjaga kondisi kesehatan.

Pembimbing Ibadah Haji Kloter SUB 22 Agus Burhani mengatakan, rangkaian wukuf dimulai dengan khutbah, dilanjutkan salat jamak qashar Zuhur dan Asar, doa, hingga zikir bersama.

Menurut Agus, kondisi jemaah asal Kota Madiun secara umum masih sehat meski sebagian mulai mengalami batuk dan pilek akibat padatnya aktivitas ibadah dan perubahan cuaca ekstrem di Arab Saudi.

“Itu hal yang lumrah karena aktivitas ibadah dan perbedaan cuaca,” ujarnya kemarin (26/5).

Agus menegaskan, berdasarkan imbauan Kementerian Haji Arab Saudi, jemaah diminta tetap berada di dalam tenda dan tidak memaksakan diri menuju Jabal Rahmah.

Pasalnya, suhu udara di kawasan Arafah diperkirakan mencapai 47 hingga 49 derajat Celsius yang berisiko memicu dehidrasi dan gangguan kesehatan.

“Jemaah agar tetap dalam tenda dan setiap jam diminta minum oralit atau air putih untuk menghindari dehidrasi,” katanya.

Sementara itu, salah satu jemaah asal Kecamatan Taman, Supardiono mengaku bersyukur dapat mengikuti puncak ibadah haji tahun ini bersama istrinya, Nurul Hidayati.

“Alhamdulillah sudah sampai kegiatan puncak haji,” ujarnya.

Menurut dia, fasilitas tenda di Arafah cukup memadai karena dilengkapi pendingin ruangan, penerangan, hingga toilet.

Meski demikian, cuaca panas di Arab Saudi disebut jauh berbeda dibanding Indonesia sehingga jemaah harus benar-benar menjaga kondisi tubuh selama menjalani Armuzna.

“Anjuran dokter minum sebanyak-banyaknya air putih atau oralit,” tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#jemaah haji Madiun #Haji 2026 #wukuf Arafah #Armuzna #arafah