Jawa Pos Radar Madiun – Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mewacanakan seluruh pembangunan infrastruktur di lingkungan pemkot dipusatkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Langkah tersebut dinilai dapat membuat pembangunan lebih fokus, terarah, dan terintegrasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Sementara OPD lain nantinya cukup menyiapkan data kebutuhan sebagai dasar pelaksanaan pembangunan.
“Saya punya gambaran pembangunan infrastruktur lebih baik difokuskan di DPUPR supaya fokus,” ujarnya, Kamis (28/5).
Menurut Bagus, selama ini sejumlah dinas teknis masih ikut memikirkan pembangunan fisik meski bukan bidang utama mereka.
Padahal, seluruh kajian teknis pembangunan infrastruktur berada di bawah kewenangan DPUPR.
Dia mencontohkan Dinas Pendidikan yang dinilai lebih tepat fokus pada penyusunan data kebutuhan pendidikan dibanding memikirkan konsep pembangunan fisik.
“Teman-teman dinas cukup memberikan data kebutuhan sebagai dasar pembangunan,” katanya.
Meski demikian, wacana tersebut masih dalam tahap komunikasi internal dan pengkajian regulasi sebelum diterapkan secara penuh di lingkungan Pemkot Madiun.
Bagus menegaskan tambahan beban kerja di DPUPR bukan menjadi persoalan selama hasil pembangunan lebih baik dan terarah.
“Nggak apa-apa tambah beban, yang penting hasilnya apik,” tegasnya.
Selain itu, dia juga meminta seluruh jajaran DPUPR menjaga kekompakan dan memperkuat koordinasi internal.
Menurut dia, keberhasilan pembangunan infrastruktur Kota Madiun selama beberapa tahun terakhir tidak lepas dari kontribusi DPUPR.
“Minimal harus dipertahankan dan ditingkatkan,” tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto