Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Alun-Alun Madiun Sisi Timur Bakal Dipermak, Pemkot Siapkan Kawasan Wisata Terintegrasi

Hengky Ristanto • Minggu, 31 Mei 2026 | 13:07 WIB
Kawasan Alun-Alun sisi timur akan direvitalisasi melalui perbaikan drainase dan penataan ruang publik. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
Kawasan Alun-Alun sisi timur akan direvitalisasi melalui perbaikan drainase dan penataan ruang publik. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Wajah Alun-Alun Kota Madiun, khususnya di sisi timur, bakal berubah dalam waktu mendatang.

Pemkot Madiun menyiapkan program revitalisasi kawasan yang tidak hanya menyasar perbaikan infrastruktur, tetapi juga penataan ruang publik dan kawasan pedagang kaki lima (PKL).

Revitalisasi tersebut menjadi bagian dari rencana besar penataan jantung Kota Madiun agar lebih modern, nyaman, dan terintegrasi dengan kawasan strategis lainnya.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperbaiki sistem drainase dan gorong-gorong yang selama ini menjadi salah satu penyebab munculnya genangan saat hujan deras.

Menurutnya, terdapat sejumlah bagian saluran yang mengalami kerusakan sehingga perlu segera direhabilitasi untuk mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.

"Gorong-gorong yang rusak akan kami benahi sekaligus diperbarui agar ke depan tidak lagi menjadi kendala," ujarnya, Minggu (31/5).

Bagus menjelaskan, perbaikan drainase tersebut merupakan bagian dari penyusunan master plan baru yang saat ini tengah disiapkan Pemkot Madiun.

Melalui master plan tersebut, sejumlah titik strategis di pusat kota akan diintegrasikan menjadi satu kawasan wisata dan ruang publik yang lebih representatif bagi masyarakat.

Selain pembenahan infrastruktur, penataan pedagang kaki lima juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Pemkot berencana melakukan komunikasi dan koordinasi dengan para pedagang agar proses penataan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas ekonomi yang selama ini berlangsung di kawasan tersebut.

"Kami ingin kawasan ini lebih tertata, lebih bersih, dan lebih nyaman dibandingkan sekarang," katanya.

Penataan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi pejalan kaki sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan pusat kota sebagai destinasi wisata perkotaan.

Tidak hanya berhenti di kawasan alun-alun, pengembangan tersebut juga akan dikoneksikan dengan kawasan Bogowonto sehingga membentuk koridor wisata dan ruang publik baru di pusat Kota Madiun.

Dengan konsep integrasi tersebut, pemerintah berharap kawasan pusat kota memiliki identitas baru yang mampu menjadi magnet bagi warga maupun wisatawan.

"Semua nanti akan terintegrasi dengan Bogowonto," tandas Bagus. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#alun alun Madiun #bagus panuntun #Bogowonto #PKL Madiun #Pemkot Madiun