Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun mulai menyiapkan penataan ulang kawasan Alun-Alun Kota Madiun.
Sembari menunggu penyusunan grand design kawasan, pemerintah fokus membenahi infrastruktur dasar yang menjadi penunjang aktivitas masyarakat.
Tahun ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun melanjutkan pekerjaan pavingisasi di sisi barat alun-alun serta pembenahan taman di bagian selatan kawasan tersebut.
Kabid Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, Penerangan Jalan Umum (PJU), dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun Andi Anto mengatakan, pekerjaan tersebut menjadi tahap awal sebelum penataan kawasan dilakukan secara menyeluruh.
“Tahun ini sementara kami menyelesaikan paving di sisi barat dan pembenahan taman di bagian selatan,” ujarnya, kemarin (1/6).
Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pemkot Madiun menyiapkan anggaran sekitar Rp 400 juta.
Menurut Andi, penataan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari persiapan pengembangan kawasan alun-alun yang lebih besar pada masa mendatang.
Pemkot tengah menyusun grand design atau desain induk kawasan sebagai pedoman penataan ruang publik yang lebih terintegrasi.
Dalam konsep tersebut, berbagai fungsi kawasan akan ditata ulang. Mulai area pedagang kaki lima (PKL), ruang interaksi masyarakat, area kegiatan ekonomi, hingga ruang untuk aktivitas publik lainnya.
“Nantinya akan dibuat satu desain kawasan yang menata fungsi-fungsi ruang agar lebih tertib, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Sebelumnya, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun juga menegaskan bahwa penataan kawasan alun-alun diawali dengan pembenahan infrastruktur yang selama ini menjadi persoalan.
Salah satunya adalah perbaikan gorong-gorong dan saluran drainase yang mengalami kerusakan dan kerap menjadi penyebab genangan saat hujan deras.
Menurut Bagus, sejumlah titik saluran diketahui ambrol sehingga perlu segera direvitalisasi untuk mengurangi risiko banjir di kawasan pusat kota.
“Gorong-gorong yang rusak akan kami benahi sekaligus diperbarui agar ke depan tidak lagi menjadi kendala,” ujarnya.
Pemkot juga menyiapkan master plan yang akan mengintegrasikan kawasan alun-alun dengan sejumlah titik strategis lainnya sehingga menjadi satu koridor wisata dan ruang publik baru di jantung Kota Madiun.
“Kami ingin kawasan ini lebih tertata, lebih bersih, dan lebih nyaman dibandingkan sekarang,” katanya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto