Jawa Pos Radar Madiun – Niat beristirahat setelah mengantar penumpang justru berujung kerugian.
Seorang pengemudi ojek online (ojol) kehilangan tas selempang berisi uang tunai dan dokumen penting saat tertidur di serambi Masjid Thoriqul Jannah, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Senin pagi (2/6).
Aksi pencurian tersebut terekam jelas kamera pengawas (CCTV) masjid.
Pelaku yang diduga pria paruh baya terlihat mengamati situasi sebelum membawa kabur tas milik korban.
Korban diketahui bernama Edy, warga Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman.
Sebelum kejadian, dia sempat menunaikan salat duha lalu beristirahat di serambi masjid setelah menyelesaikan pekerjaannya mengantar penumpang.
“Korban memang biasa salat duha di sini. Saat itu tertidur di serambi masjid,” ujar Takmir Masjid Thoriqul Jannah Sri Anto, Rabu (3/6).
Menurut Sri Anto, suasana masjid saat kejadian relatif sepi.
Sementara dirinya sempat meninggalkan lokasi untuk membantu kegiatan warga di sekitar masjid.
Saat kembali, korban sudah panik karena tas selempang hitam yang diletakkan di dekat tempat istirahatnya hilang.
Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai sekitar Rp 300 ribu, kartu tanda penduduk (KTP), serta surat izin mengemudi (SIM C).
Beruntung telepon seluler milik korban tidak ikut raib karena sedang diisi daya di lokasi berbeda.
Warga kemudian memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di area dalam maupun luar masjid.
Dari rekaman tersebut terlihat pelaku beberapa kali mondar-mandir sambil memperhatikan kondisi sekitar sebelum akhirnya mengambil tas korban.
“Pelakunya terlihat jelas di CCTV. Setelah itu kami langsung menyarankan korban melapor ke Polsek Taman,” kata Sri Anto.
Pihak kepolisian disebut telah mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Rekaman CCTV juga mulai beredar di media sosial untuk membantu proses identifikasi pelaku.
Sri Anto mengungkapkan, kasus kehilangan barang di lingkungan tempat ibadah bukan pertama kali terjadi.
Sebelumnya, seorang jamaah juga pernah kehilangan telepon seluler saat tertidur di masjid.
Selain itu, sejumlah masjid di wilayah sekitar juga pernah melaporkan kehilangan perangkat pengeras suara yang diduga dicuri pelaku.
Karena itu, pengurus masjid berencana menambah jumlah kamera pengawas serta meningkatkan pengawasan terhadap area yang sering digunakan jamaah untuk beristirahat.
“Masjid memang tempat ibadah, tetapi tetap ruang publik. Jamaah harus tetap waspada dan menjaga barang pribadinya masing-masing,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto