Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tujuh Pelamar Berebut Kursi Dirut Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun

Hengky Ristanto • Jumat, 5 Juni 2026 | 04:40 WIB
Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto menjelaskan tentang seleksi calon Direktur Utama Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. DOK RADAR MADIUN
Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto menjelaskan tentang seleksi calon Direktur Utama Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Perebutan kursi Direktur Utama (Dirut) Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun mulai menghangat.

Menjelang penutupan pendaftaran pada Jumat (5/6), sedikitnya tujuh pelamar telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi pimpinan perusahaan daerah tersebut.

Para pendaftar berasal dari kalangan internal maupun eksternal perusahaan.

Namun jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga batas akhir pendaftaran ditutup.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengatakan, panitia seleksi terus memantau perkembangan jumlah pelamar yang masuk.

"Laporan yang masuk ke kami untuk sementara sampai saat ini sudah ada tujuh pendaftar dari dalam dan luar Kota Madiun," ujarnya di sela kegiatan Madiun Khitanan, kemarin (4/6).

Soeko yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Seleksi Calon Dirut Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun menjelaskan, seluruh berkas pelamar akan menjalani proses verifikasi setelah masa pendaftaran berakhir.

Apabila dalam tahapan seleksi jumlah peserta yang memenuhi syarat tidak mencapai batas minimal yang ditentukan, panitia masih memiliki opsi memperpanjang masa pendaftaran.

"Kalau tidak memenuhi syarat minimal peserta, ada mekanisme perpanjangan sampai dua kali," katanya.

Setelah tahap administrasi selesai, para peserta akan mengikuti serangkaian seleksi untuk mengukur kompetensi, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan manajerial yang dibutuhkan dalam pengelolaan perusahaan air minum daerah.

Menurut Soeko, salah satu syarat penting yang wajib dimiliki peserta adalah sertifikasi kompetensi di bidang manajemen air minum.

Persyaratan tersebut menjadi salah satu indikator utama dalam proses penilaian.

"Yang paling ditekankan kemampuan manajerial di bidang air minum. Untuk itu ada persyaratan sertifikat khusus yang harus dimiliki peserta," tegasnya.

Seleksi tersebut digelar untuk mencari pengganti Direktur Utama Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun yang saat ini masih dijabat Suyoto.

Masa jabatan Suyoto dijadwalkan berakhir pada 14 Juli 2026.

Selain harus memenuhi syarat kompetensi, calon direktur utama juga dibatasi maksimal berusia 55 tahun saat mendaftar.

Pemkot Madiun berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan sesuai jadwal sehingga direktur utama baru dapat ditetapkan sebelum masa jabatan pimpinan saat ini berakhir.

"Harapannya sesuai schedule di bulan Juli pada waktu jabatan Pak Suyoto habis itu proses seleksi sudah selesai semua," tandas Soeko. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#dirut perumdam #BUMD #kota madiun #perumdam tirta taman sari