Jawa Pos Radar Madiun - Jelang bergulirnya Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2026, PSM Madiun U-17 mulai menguji kesiapan tempur.
Laskar Wilis muda memilih Gerindra Cup U-17 Kediri sebagai arena pemanasan untuk mengukur kekuatan sekaligus mematangkan komposisi tim.
Turnamen tersebut dinilai menjadi kesempatan ideal bagi tim pelatih untuk melihat kemampuan skuad dalam atmosfer pertandingan kompetitif sebelum terjun ke ajang resmi.
Manajer PSM Madiun Sunaryo mengatakan, waktu menuju Piala Soeratin semakin dekat sehingga tim membutuhkan laga-laga berkualitas sebagai bahan evaluasi.
’’Gerindra Cup kami manfaatkan untuk mencoba kekuatan tim karena waktu menuju Soeratin sudah semakin dekat,’’ ujarnya kemarin (8/6).
PSM dijadwalkan melakoni pertandingan pertama pada 13 Juni mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri.
Pada laga pembuka, tim asal Kota Pendekar itu akan menghadapi pemenang duel Gantari Malang kontra Persema Malang.
Kompetisi tersebut diikuti 32 tim dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Banyaknya peserta yang juga diproyeksikan tampil di Piala Soeratin membuat turnamen ini dianggap sebagai miniatur kompetisi yang sesungguhnya.
’’Rata-rata peserta adalah tim Soeratin. Jadi kami bisa melihat peta kekuatan lawan sejak awal,’’ kata Sunaryo.
Untuk menghadapi turnamen tersebut, PSM terus meningkatkan intensitas latihan.
Saat ini tim menjalani program latihan rutin tiga kali dalam sepekan dengan fokus pada peningkatan fisik, kekompakan, dan pematangan strategi permainan.
Meski berstatus ajang pemanasan, target yang dipasang manajemen tidak main-main.
PSM membidik tiket semifinal sebagai target minimal sekaligus membuka peluang untuk membawa pulang gelar juara.
’’Minimal semifinal. Tapi kalau ada kesempatan tentu kami ingin juara,’’ tegasnya. (err/
Editor : Hengky Ristanto