Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Baru 12 Kelurahan Berstatus Destana, Pemkot Madiun Kejar Kesiapsiagaan Bencana

Erlita H • Rabu, 10 Juni 2026 | 03:00 WIB
PERKUAT KESIAPSIAGAAN: Warga mengikuti pelatihan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) di Kota Madiun. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
PERKUAT KESIAPSIAGAAN: Warga mengikuti pelatihan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) di Kota Madiun. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun - Ancaman bencana yang datang tanpa peringatan membuat Pemkot Madiun mempercepat pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana).

Namun hingga kini, baru 12 dari 27 kelurahan yang memiliki status tersebut.

Artinya, lebih dari separuh wilayah di Kota Pendekar masih menunggu penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan kesiapsiagaan warga harus dibangun sejak dini karena bencana tidak bisa diprediksi kapan datang.

Meski sejumlah wilayah perkotaan memiliki tingkat risiko relatif rendah, masyarakat tetap diminta tidak lengah.

“Risiko di Kelurahan Taman memang relatif kecil karena berada di kawasan perkotaan. Tetapi masyarakat tetap harus siaga karena bencana bisa datang sewaktu-waktu,” ujarnya kemarin (9/6).

Selain kesiapan menghadapi bencana, Bagus menilai kekompakan masyarakat menjadi faktor penting dalam proses penanganan keadaan darurat.

Menurutnya, solidaritas warga akan menjadi kekuatan utama ketika menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan respons cepat dan gotong royong.

“Persaudaraan harus kuat dan masyarakat tetap kompak. Tidak hanya saat bencana, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun M. Yusuf Asmadi mengatakan, Kelurahan Taman resmi menjadi Destana ke-12 yang terbentuk di Kota Madiun.

Pemkot menargetkan seluruh 27 kelurahan nantinya memiliki Destana sebagai ujung tombak penanganan bencana berbasis masyarakat.

Tahun ini BPBD membentuk dua Destana baru, yakni di Kelurahan Nambangan Lor dan Kelurahan Taman.

Pembentukan Destana dilakukan melalui pelatihan intensif selama empat hari yang mencakup materi mitigasi, kesiapsiagaan, hingga simulasi penanganan bencana.

Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Kota Madiun, BPBD Jawa Timur, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

“Harapan kami seluruh kelurahan memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana sehingga masyarakat mampu melakukan penanganan awal secara mandiri sebelum bantuan datang,” tandas Yusuf. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Kelurahan Tangguh Bencana #mitigasi bencana #kelurahan taman #BPBD Kota Madiun #destana kota madiun