Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

95 Penari Tampil dalam Student Performance Vol. 5 di PSC Madiun, Bawakan Tarian Tradisional

Erlita H • Minggu, 14 Juni 2026 | 01:01 WIB
PANGGUNG BUDAYA: Puluhan penari muda tampil dalam Student Performance Vol. 5 di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Kota Madiun, Sabtu (13/6). ERLITA HERMININGSIH/RADAR MADIUN
PANGGUNG BUDAYA: Puluhan penari muda tampil dalam Student Performance Vol. 5 di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Kota Madiun, Sabtu (13/6). ERLITA HERMININGSIH/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun - Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) berubah menjadi panggung budaya, Sabtu (13/6) malam. 

Sebanyak 95 penari usia tiga tahun hingga pelajar SMA tampil membawakan puluhan tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia dalam Student Performance Vol. 5.

Ratusan pengunjung yang memadati kawasan PSC disuguhi pertunjukan seni yang berlangsung sejak sore hingga malam hari.

Sebanyak 24 kelompok tari tampil bergantian membawakan beragam karya, mulai Tari Bujang Ganong, Margapati Bali, hingga sejumlah tarian tradisional lainnya.

Yang berbeda, untuk pertama kalinya agenda yang rutin digelar dua tahun sekali itu dipentaskan di ruang terbuka melalui konsep Sang Penari on The Street.

“Biasanya kami menggelar pertunjukan di dalam mal. Tahun ini dikemas secara outdoor di PSC dengan persiapan sekitar enam bulan,” ujar Pemilik Sanggar Sang Penari Kota Madiun Dyah Ayu Ratih Romadhoni.

Menurut Ratih, konsep pertunjukan terbuka menghadirkan tantangan baru bagi para peserta.

Selain harus tampil di tengah keramaian masyarakat, para penari juga dituntut memiliki keberanian dan kepercayaan diri lebih besar dibanding saat tampil di dalam gedung.

Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menampilkan kemampuan menari, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter dan mental peserta.

“Sebagian anak harus beradaptasi dengan suasana yang berbeda. Ini menjadi pengalaman penting untuk melatih mental mereka,” ujarnya.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersama dengan puluhan penari yang tergabung dalam Sanggar Sang Penari di PSC, Sabtu (13/6). ERLITA HERMININGSIH/RADAR MADIUN
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersama dengan puluhan penari yang tergabung dalam Sanggar Sang Penari di PSC, Sabtu (13/6). ERLITA HERMININGSIH/RADAR MADIUN

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap konsistensi Sanggar Sang Penari dalam mengenalkan seni dan budaya kepada generasi muda.

Menurutnya, yang ditampilkan para peserta bukan sekadar keterampilan menari, melainkan keberanian untuk tampil di hadapan publik sejak usia dini.

“Yang saya lihat bukan hanya gerakannya, tetapi keberaniannya untuk tampil. Sanggar telah menjaga dan mengenalkan budaya kepada anak-anak sejak usia dini,” katanya.

Bagus menegaskan Pemkot Madiun berkomitmen terus memberikan ruang bagi komunitas seni dan budaya untuk berekspresi.

Salah satunya dengan mengoptimalkan kawasan Balai Kota maupun ruang publik lainnya sebagai tempat pertunjukan seni secara rutin.

“Selama konsepnya baik, pemerintah akan mendukung,” tegasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Sanggar Sang Penari #Student Performance Vol 5 #Tari Tradisional Madiun #PSC Madiun #seni budaya Madiun