Jawa Pos Radar Madiun – Warga Jalan Ciliwung Gang Sarean, Kelurahan Taman, Kota Madiun, dikejutkan kebakaran yang melanda sebuah rumah pada Selasa (16/6) dini hari.
Peristiwa tersebut menghanguskan dapur beserta seluruh isinya.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 02.23 WIB.
Tetangga korban, Atrin Sulistyorini, yang melihat kobaran api segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Agus Purwo Widagdo mengatakan, laporan diterima petugas sekitar pukul 02.30 WIB.
Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Petugas segera melakukan penanganan begitu menerima laporan,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Damkar menerjunkan satu unit mobil pemadam Penembak Sentosa dan satu kendaraan suplai air berkapasitas 5.000 liter.
Proses pemadaman juga melibatkan warga sekitar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, personel TNI, dan Polri.
Berkat penanganan cepat, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bagian rumah lainnya.
Setelah proses pendinginan dan pemeriksaan lokasi selesai dilakukan, operasi dinyatakan berakhir sekitar pukul 03.00 WIB.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sumber kebakaran diduga berasal dari area dapur yang berkaitan dengan penggunaan kompor gas.
Dugaan sementara mengarah pada kelalaian pemilik rumah yang tidak memastikan kompor dalam kondisi aman setelah digunakan.
“Kerugian terbatas pada dapur dan isinya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelas Agus.
Damkar mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah tangga, terutama yang berkaitan dengan penggunaan kompor dan tabung gas LPG.
Warga diminta memastikan kompor dalam kondisi mati, regulator terpasang dengan benar, serta tidak terdapat kebocoran gas sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat.
Menurut Agus, cuaca panas yang terjadi belakangan juga meningkatkan risiko kebakaran sehingga kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan.
“Cuaca panas meningkatkan risiko kebakaran. Karena itu pastikan seluruh peralatan yang berpotensi memicu api dalam kondisi aman,” tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto