Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Dispendukcapil Tetap Buka dan Bagi Suvenir untuk Warga

Erlita H • Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB
HADIAH HARI JADI: Warga yang mengurus dokumen kependudukan di kantor Dispendukcapil Kota Madiun mendapatkan suvenir berupa mug sebagai bentuk apresiasi pada peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
HADIAH HARI JADI: Warga yang mengurus dokumen kependudukan di kantor Dispendukcapil Kota Madiun mendapatkan suvenir berupa mug sebagai bentuk apresiasi pada peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Hari libur tidak menjadi alasan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun menghentikan pelayanan kepada masyarakat.

Bertepatan dengan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, kemarin (20/6), layanan administrasi kependudukan tetap dibuka sekaligus disertai pembagian suvenir bagi warga yang datang mengurus dokumen.

Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono mengatakan seluruh pemohon yang mengakses layanan di kantor pada momentum hari jadi tersebut mendapatkan suvenir berupa mug sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat.

“Siapa pun yang melakukan pelayanan di kantor hari ini mendapatkan suvenir dari Dispendukcapil,” ujarnya.

Menurut Agus, pelayanan administrasi kependudukan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap tersedia.

Karena itu, selain membuka layanan reguler di kantor, pihaknya terus memperluas jangkauan pelayanan melalui berbagai inovasi.

Salah satunya melalui program Bluder Pendekar yang memberikan layanan jemput bola langsung ke lingkungan warga.

Program tersebut dijalankan secara bergilir dengan mendatangi satu per satu RW di Kota Madiun.

“Bulan ini kami melayani warga di Kelurahan Kanigoro. Bulan depan bergeser ke Kelurahan Pandean. RW-RW kami datangi satu per satu,” katanya.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dispendukcapil.

Mulai aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pembaruan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, hingga layanan administrasi kependudukan lainnya.

Agus menyebut antusiasme masyarakat terhadap layanan jemput bola terus meningkat.

Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbarui data kependudukan agar tetap valid dan sesuai kondisi terkini.

“Antusias masyarakat cukup bagus. Banyak yang mengurus IKD, memperbarui KK, maupun dokumen kependudukan lainnya,” jelasnya.

Di usia ke-108 Kota Madiun, Dispendukcapil berharap kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan semakin meningkat.

Validitas data dinilai menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah dan layanan publik.

“Harapan kami Kota Madiun semakin maju sesuai tagline Madiun Mendunia, dan masyarakat selalu memperbarui data kependudukannya agar tetap valid,” pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Bluder Pendekar #Dispendukcapil Kota Madiun #administrasi kependudukan #madiun mendunia #Hari Jadi Kota Madiun