Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BNNK Kediri Ungkap Modus Baru Narkoba Lewat Vape, Keluarga Diminta Lebih Waspada

Erlita H • Senin, 22 Juni 2026 | 10:36 WIB
Ilustrasi penggunaan vape. BNNK mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus baru peredaran narkoba yang kini mulai disamarkan melalui cairan rokok elektrik. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Ilustrasi penggunaan vape. BNNK mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus baru peredaran narkoba yang kini mulai disamarkan melalui cairan rokok elektrik. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Modus peredaran narkoba terus berkembang mengikuti perubahan gaya hidup dan teknologi.

Jika selama ini narkotika identik dengan serbuk, pil, atau ganja, kini pelaku mulai memanfaatkan cairan vape sebagai media baru untuk mengedarkan barang terlarang tersebut.

Fenomena ini menjadi perhatian serius Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kediri karena dinilai lebih sulit dikenali masyarakat, terutama orang tua dan lingkungan sekitar.

Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNK Kediri Rusdi Danurwindo mengatakan bentuk penyalahgunaan narkotika saat ini telah mengalami perubahan signifikan dibanding beberapa tahun lalu.

Pelaku memanfaatkan perangkat rokok elektrik atau vape sebagai sarana untuk menyamarkan penggunaan narkoba sehingga lebih sulit terdeteksi.

"Sekarang modusnya berkembang menjadi cairan vape. Narkoba diproduksi dalam bentuk cairan kemudian diedarkan kepada pengguna," ujarnya, kemarin (21/6).

Menurut Rusdi, perkembangan modus tersebut harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat karena mayoritas pengguna vape berasal dari kalangan remaja dan usia produktif.

Dia menilai ancaman penyalahgunaan narkotika tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum maupun lembaga pemberantasan narkoba.

Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama melalui keterlibatan pemerintah daerah, aparat kepolisian, sekolah, lingkungan masyarakat, hingga keluarga.

Rusdi juga mengingatkan pentingnya menjaga Kota Madiun dari ancaman peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

"Jangan sampai Kota Madiun tercoreng menjadi sarang narkoba. Semua pihak harus bersama-sama menjaga agar tetap menjadi kota yang bersih dari narkoba," katanya.

Dia menegaskan keluarga merupakan garda terdepan sekaligus benteng paling efektif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

Orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku anak maupun anggota keluarga lainnya, terutama pada usia remaja yang rentan terhadap pengaruh lingkungan.

Menurutnya, perubahan kebiasaan, pola pergaulan, hingga sikap sehari-hari sering kali menjadi sinyal awal adanya persoalan yang sedang dihadapi seorang anak.

Apabila tanda-tanda tersebut dikenali lebih dini, keluarga memiliki kesempatan lebih besar untuk memberikan pendampingan dan perlindungan sebelum anak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

"Pencegahan paling utama ada di keluarga. Kalau ada perubahan perilaku, segera dicari tahu penyebabnya. Keluarga adalah kunci utama agar anak tidak terjerumus ke penyalahgunaan narkoba," tegasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#BNNK Kediri #kota madiun #vape #narkoba #peredaran narkoba