Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkot Madiun Bakal Jadikan Bekas Rumah Tahanan Militer sebagai Wisata Heritage

Erlita H • Senin, 22 Juni 2026 | 23:10 WIB
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun meninjau kawasan eks Rumah Tahanan Militer (RTM) di Jalan Ahmad Yani. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun meninjau kawasan eks Rumah Tahanan Militer (RTM) di Jalan Ahmad Yani. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun terus mematangkan pengembangan wisata heritage sebagai salah satu daya tarik baru sektor pariwisata daerah.

Salah satu proyek yang kini diprioritaskan adalah pemanfaatan bangunan eks Rumah Tahanan Militer (RTM) di Jalan Ahmad Yani menjadi destinasi wisata sejarah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan jalur heritage tour yang tengah disiapkan Pemkot Madiun untuk memperkuat konsep wisata berbasis pengalaman (experience tourism).

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Pangdam V/Brawijaya terkait rencana pemanfaatan bangunan bersejarah tersebut.

"Belum lama ini saya sudah menghadap Pangdam. Tujuannya agar RTM di Jalan Ahmad Yani bisa dimanfaatkan sebagai jalur wisata heritage," ujarnya, Senin (22/6).

Sebagai tindak lanjut, Bagus melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna melihat kondisi bangunan sekaligus memetakan kebutuhan penataan yang diperlukan.

Menurutnya, proses revitalisasi nantinya tidak akan menghilangkan nilai sejarah yang melekat pada bangunan peninggalan masa kolonial tersebut.

Pemerintah kota hanya akan melakukan pembenahan pada bagian-bagian tertentu agar kawasan lebih aman, nyaman, dan layak dikunjungi wisatawan tanpa mengubah karakter historisnya.

"Sekaligus melihat apa saja yang perlu dibenahi," katanya.

Bagus menegaskan, eks RTM tidak hanya akan difungsikan sebagai objek wisata semata.

Lokasi tersebut juga akan dikembangkan sebagai sarana edukasi sejarah bagi pelajar dan generasi muda.

Keberadaannya akan terintegrasi dengan sejumlah titik wisata sejarah lain yang sedang disiapkan dalam rute heritage tour Kota Madiun.

Sebagai langkah awal, pemerintah kota berencana melakukan pembersihan kawasan dalam waktu dekat sebelum masuk ke tahap penataan berikutnya.

"Nanti akan kita bersihkan. Insya Allah minggu depan mulai," ungkap mantan anggota DPRD Kota Madiun tersebut.

Menurut Bagus, optimalisasi kawasan heritage memiliki nilai strategis bagi pengembangan pariwisata Kota Madiun.

Selain menghadirkan destinasi baru, wisata sejarah diyakini mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus menciptakan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dengan semakin banyaknya destinasi berbasis sejarah yang dapat dikunjungi, Kota Madiun diharapkan memiliki daya saing lebih kuat di sektor pariwisata.

"Harapannya wisata heritage ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat," pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#wisata heritage #RTM #kota madiun #Rumah Tahanan Militer #Pemkot Madiun