Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

King Pecel Madiun Juara Lomba Oleh-Oleh Khas, Arumi Bachsin Ikut Jadi Juri

Erlita H • Selasa, 23 Juni 2026 | 21:00 WIB
Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin melakukan penilaian terhadap peserta Lomba Cipta Kreasi Jajanan Khas Kota Madiun di Balai Kota Madiun, Selasa (23/6). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin melakukan penilaian terhadap peserta Lomba Cipta Kreasi Jajanan Khas Kota Madiun di Balai Kota Madiun, Selasa (23/6). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Upaya mencari ikon kuliner baru terus dilakukan Pemkot Madiun.

Salah satunya melalui Lomba Cipta Kreasi Jajanan Khas Kota Madiun yang digelar di Balai Kota Madiun, Selasa (23/6).

Ajang tersebut diikuti perwakilan kelurahan, Tim Penggerak PKK, hingga pelaku UMKM yang berlomba menghadirkan produk unggulan berbahan baku lokal.

Hasilnya, King Pecel Madiun berhasil meraih juara pertama dan berpeluang menjadi salah satu oleh-oleh khas baru Kota Pendekar.

Posisi kedua diraih Dodol Asem Jawa Bango Asri dari TP PKK Kelurahan Pilangbango.

Sedangkan juara ketiga ditempati Suluh Kembang Kates karya Lentera 03 Kelurahan Oro-Oro Ombo.

Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin yang menjadi salah satu juri memberikan apresiasi terhadap kreativitas peserta.

Menurutnya, mayoritas produk yang ditampilkan memiliki keunikan dan memanfaatkan potensi bahan baku lokal secara maksimal.

“Kelihatan sekali peserta mempersiapkan produknya dengan sungguh-sungguh. Mereka tidak hanya menciptakan produk baru, tetapi juga mampu menjelaskan konsep dan proses pembuatannya dengan baik,” ujarnya.

Arumi menilai produk-produk terbaik dari lomba tersebut memiliki peluang besar berkembang menjadi komoditas unggulan daerah.

Namun, penguatan pada aspek kemasan, pemasaran, dan branding masih diperlukan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Produknya sudah layak dipasarkan. Tinggal bagaimana dilakukan pembinaan supaya semakin siap menjangkau konsumen,” katanya.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan keberadaan oleh-oleh khas menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Madiun.

Menurutnya, wisatawan tidak hanya membutuhkan destinasi menarik, tetapi juga produk khas yang dapat dibawa pulang sebagai buah tangan.

“Kota Madiun berkembang menjadi tujuan wisata. Karena itu kami membutuhkan kuliner khas yang bisa dibawa pulang wisatawan,” ujarnya.

Bagus menegaskan produk pemenang tidak akan berhenti sebagai hasil kompetisi semata.

Pemkot bersama TP PKK Kota Madiun akan memberikan pendampingan lanjutan agar produk memiliki legalitas, kemasan yang lebih menarik, serta daya saing yang lebih kuat.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu melahirkan produk unggulan yang tidak hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi juga menjadi identitas kuliner baru Kota Madiun.

“Harapannya lahir produk yang benar-benar menjadi kebanggaan dan identitas Kota Madiun,” pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Oleh-Oleh Khas Madiun #King Pecel Madiun #jajanan khas Kota Madiun #arumi bachsin