Jawa Pos Radar Madiun – Panggung Student Band Competition Exmud Party 2026 benar-benar menjadi milik para musisi muda Madiun Raya.
Sebanyak sembilan band pelajar tampil penuh totalitas di Atrium Suncity Mall Madiun, Sabtu (27/6), dengan aransemen yang berani keluar dari pakem hingga sukses mengundang decak kagum penonton.
Tak sekadar membawakan lagu, para peserta berlomba menunjukkan identitas musikal masing-masing.
Hasilnya, lagu-lagu wajib yang sudah akrab di telinga justru terdengar benar-benar baru setelah dirombak dengan berbagai genre.
Ada band yang mengubah lagu pop menjadi metal dengan distorsi gitar dan double pedal yang agresif.
Tak sedikit pula yang menyulap lagu menjadi nuansa shoegaze penuh ambience dan efek gitar yang mengawang.
Sementara beberapa peserta memilih sentuhan pop rock, alternative rock, hingga membuat medley antara lagu wajib dan lagu pilihan bebas.
Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagawira mengapresiasi kreativitas peserta.
Menurutnya, Student Band Competition dirancang sebagai ruang berekspresi bagi pelajar untuk menunjukkan karakter bermusik mereka.
"Yang membuat kami bangga, mereka tidak hanya tampil bagus secara teknis, tetapi juga berani bereksperimen dengan aransemen. Penonton dibuat terkejut karena lagu-lagu yang familiar bisa berubah total sesuai karakter masing-masing band," ujarnya.
Dalam kompetisi tersebut, panitia menetapkan tiga lagu wajib yang dapat dipilih salah satu oleh peserta, yakni Everything You Are dari Hindia, Penyangkalan milik For Revenge, serta Untungnya Hidup Harus Tetap Berjalan yang dipopulerkan Bernadya.
Meski menggunakan lagu yang sama, hampir tidak ada penampilan yang terdengar identik.
Masing-masing band menghadirkan interpretasi berbeda, mulai dari tempo, dinamika, progresi musik, hingga eksplorasi instrumen.
Tak berhenti di situ, setiap peserta juga diberi kebebasan membawakan satu lagu pilihan.
Lagu-lagu bebas yang dipilih pun sangat beragam, mulai dari pop, rock, alternative, hingga musik modern yang sedang digandrungi generasi muda.
Bahkan, beberapa band tampil lebih kreatif dengan menggabungkan lagu wajib dan lagu bebas menjadi medley tanpa menghilangkan esensi kedua lagu.
Konsep tersebut mendapat respons meriah dari penonton yang memadati area atrium Suncity Mall Madiun.
Sorak-sorai dan tepuk tangan terus menggema sepanjang kompetisi. Penampilan energik para vokalis, aksi gitaris, hingga permainan drum yang atraktif membuat suasana Exmud Party Day 2 semakin hidup. (*)
Editor : Mizan Ahsani