Jawa Pos Radar Madiun - Menyatukan disiplin ketat matra kedirgantaraan dengan akselerasi mutu akademis yang tinggi membutuhkan formula manajemen kurikulum yang adaptif.
Tantangan tersebut berhasil dijawab secara tuntas oleh SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur melalui implementasi sistem pengondisian belajar yang personal, terarah, dan berorientasi masa depan.
Inovasi pembelajaran ini membuahkan hasil otentik pada grafik kelulusan studi lanjut siswa tahun 2026. Data lembaga menunjukkan jumlah taruna-taruni yang menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) via jalur SNBP merangkak naik menjadi 27 siswa.
Sementara itu, rekor cemerlang dicatatkan pada jalur ujian tulis (SNBT) yang melonjak drastis sebesar 115 persen, yakni dari 13 kelulusan di tahun lalu menjadi 28 siswa pada tahun ini. Kemudian juga di terima Unhan 10 taruna meningkat 85 persen.
Baca Juga: Sulap Limbah Jadi Peluang Usaha, SMKN 2 Jiwan Sukses Terapkan Ekonomi Sirkular
"Peningkatan capaian ini merupakan buah dari kerja kolaboratif yang solid antara sekolah, siswa, dan orang tua yang berkomitmen penuh di jalur prestasi," terang Kepala SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur, Agus Supriyono.
Kunci utama di balik meroketnya angka kelulusan ini bertumpu pada Program Klusterisasi. Melalui program ini, siswa dipetakan sejak awal ke dalam empat kelompok peminatan khusus: TNI/Polri, Universitas Pertahanan (Unhan), Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan Sekolah Kedinasan.
Guna mengunci materi seleksi, sekolah menyelenggarakan jam belajar tambahan intensif bernama IB Malam setiap hari pukul 19.30 hingga 21.00 WIB. Khusus kluster militer dan kedinasan, pembinaan jasmani digembleng langsung oleh personel TNI Angkatan Udara.
Persiapan mental taruna kian dimatangkan lewat program Pesiar Terpimpin dengan mengunjungi berbagai kawah candradimuka institusi seperti Unhan, Akademi Militer (Akmil), Akademi Kepolisian (Akpol), hingga kampus top nasional.
Baca Juga: Lupa Mematikan Obat Nyamuk Bakar, Toko di Pacitan Ludes Terbakar
Pola pembinaan ini diperkuat dengan simulasi psikotes terprogram, pengerjaan Tes Kemampuan Dasar (TKD), serta bimbingan belajar luring dan daring yang memadukan guru internal dengan dosen perguruan tinggi negeri ternama.
Atas keberhasilan mengarsiteki ekosistem pembelajaran kedirgantaraan yang inovatif, berdaya saing global, dan sukses mendongkrak serapan pendidikan tinggi ini, SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur meraih penghargaan Innovative Learning dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026.
Prestasi sekolah ini makin berkilau setelah menyabet predikat Juara Umum dalam ajang SMA Taruna Creative Camp (STCC) se-Jawa Timur, memenangi Innovative Government Award (IGA) lewat inovasi Monday Moral Message (3M), serta mendelegasikan dua taruninya di ajang internasional Immersion Program Konjen AS dan Hong Kong International Mathematics Olympiad (HKIMO).
"Penghargaan ini menjadi energi bagi kami untuk terus mencetak generasi pemimpin masa depan yang tangguh dan kompetitif," pungkas Agus. (chi/*/naz)
Editor : Tim Magang Radar Madiun