Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dari Mantan Pramugari Garuda Indonesia, Kini Virgina Cetak Calon Awak Kabin di Madiun

Erlita H • Senin, 6 Juli 2026 | 21:30 WIB
Virgina Dinri, mantan pramugari Garuda Indonesia asal Ngawi, kini menjadi instruktur di Difacs Madiun. FOTO: ISTIMEWA
Virgina Dinri, mantan pramugari Garuda Indonesia asal Ngawi, kini menjadi instruktur di Difacs Madiun. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Madiun - Perjalanan karier Virgina Dinri membuktikan bahwa mimpi bisa diwujudkan melalui proses yang konsisten.

Berawal dari dunia modeling, perempuan asal Kabupaten Ngawi itu berhasil menembus profesi pramugari Garuda Indonesia.

Kini, pengalaman yang pernah ia kumpulkan di dunia penerbangan justru menjadi bekal untuk membimbing generasi baru yang ingin mengikuti jejaknya.

Sejak 2021, Virgina memilih mengabdikan diri sebagai instruktur di Difacs Madiun, tempat yang pernah menjadi titik awal perjalanan kariernya.

Virgina mengaku pertama kali mengenal dunia modeling ketika menempuh pendidikan di Difacs Madiun.

Di lembaga tersebut, ia mempelajari berbagai keterampilan dasar yang kemudian menjadi modal penting dalam perjalanan kariernya.

Materi yang dipelajari meliputi teknik catwalk, cara berjalan yang benar, pembentukan postur tubuh, dan etika berpenampilan.

"Saya mengenal dunia modeling saat kuliah di Difacs Madiun. Di sana saya belajar basic modeling, mulai dari catwalk hingga cara berjalan yang benar," ujarnya, Senin (6/7).

Pengalaman di dunia modeling mengantarkan Virgina bergabung sebagai pramugari Garuda Indonesia pada periode 2011 hingga 2014.

Menurut perempuan kelahiran 13 Oktober 1992 tersebut, profesi awak kabin tidak hanya menuntut penampilan yang menarik, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, menjaga etika, serta memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang.

"Bagi kami, terminal bandara adalah catwalk. Kami harus selalu berjalan tegak dan tetap ramah kepada setiap penumpang," kata perempuan kelahiran 13 Oktober 1992 itu.

Setelah tidak lagi berkarier sebagai pramugari, Virgina memutuskan tetap berkecimpung di dunia pendidikan.

Ia sempat menjadi pengajar di Kampus BHS sebelum akhirnya bergabung sebagai instruktur di Difacs Madiun pada 2021.

Menurutnya, mengajar memberikan kepuasan tersendiri karena dapat membantu siswa mewujudkan cita-cita menjadi pramugari maupun profesi lain di bidang pelayanan.

"Saya lebih senang menjadi instruktur karena bisa berbagi pengalaman kepada siswa," ungkap perempuan yang juga aktif dalam organisasi Persit di Batalyon 501 Madiun.

Virgina berharap seluruh peserta didik yang dibimbingnya mampu meraih impian menjadi pramugari melalui kerja keras dan semangat belajar.

Ia berpesan agar para calon awak kabin terus meningkatkan kualitas diri, menjaga penampilan, serta membangun rasa percaya diri tanpa melupakan sikap ramah kepada setiap orang.

"Yang paling penting tetap optimistis, jangan pantang menyerah, terus merawat diri, meningkatkan kepercayaan diri dan selalu menunjukkan keramahan kepada siapa pun," tuturnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Virgina Dinri #Difacs Madiun #Inspirasi Karier #Garuda Indonesia #Pramugari