Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Musim Kemarau Tiba, Pemkot Madiun Siagakan Tangki Air Antisipasi Kebakaran

Erlita H • Kamis, 9 Juli 2026 | 13:30 WIB
SIAGA KEMARAU: BPBD Kota Madiun menyiagakan truk tangki air untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan mendukung distribusi air bersih di wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan selama musim kemarau. BAGAA BIMANTARA/RADAR MADIUN
SIAGA KEMARAU: BPBD Kota Madiun menyiagakan truk tangki air untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan mendukung distribusi air bersih di wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan selama musim kemarau. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Ancaman kebakaran lahan serta kekeringan menjadi fokus utama, dengan menyiagakan tiga truk tangki air untuk mendukung penanganan kondisi darurat.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan, musim kemarau berpotensi menimbulkan dampak paling besar pada sektor pertanian dan kebakaran lahan terbuka.

Karena itu, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.

Salah satunya melalui perlindungan bagi petani lewat program asuransi pertanian untuk mengurangi risiko kerugian akibat gagal panen.

"Kekeringan pasti ada dampaknya, terutama di sektor pertanian. Karena itu petani sudah kami lindungi melalui asuransi," ujarnya, Kamis (9/7).

Selain itu, Bagus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.

"Kami berharap masyarakat dapat berkomunikasi antarlingkungan dan antarinstansi ketika terjadi kebakaran," katanya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun mencatat, sepanjang 2025 telah terjadi 30 kasus kebakaran.

Kecamatan Taman menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni 13 kasus, disusul Kecamatan Manguharjo sebanyak 9 kasus dan Kecamatan Kartoharjo sebanyak 8 kasus.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun M. Yusuf Ahmadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tiga truk tangki air untuk mengantisipasi kekeringan maupun membantu penanganan kebakaran.

BPBD juga memperkuat kesiapsiagaan personel melalui pelatihan penanggulangan bencana yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Tidak hanya BPBD yang disiapkan, tetapi juga melibatkan OPD terkait," tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#musim kemarau Madiun #kekeringan Kota Madiun #tangki air BPBD #BPBD Kota Madiun #kebakaran lahan