Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

PSM Madiun Batal Tampil di Soeratin U-17, Donatur Tarik Dukungan

Erlita H • Senin, 13 Juli 2026 | 00:31 WIB
UJI KEMAMPUAN: PSM Madiun U-17 mengikuti Gerindra Cup di Kediri sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2026. FOTO: ISTIMEWA
Skuad PSM Madiun U-17 saat menjalani laga uji coba. Foto: Dok. Jawa Pos Radar Madiun.

Jawa Pos Radar Madiun – Mimpi PSM Madiun tampil di Piala Soeratin U-17 Regional Jawa Timur 2026 harus pupus.

Tim gagal mengikuti kompetisi setelah kehilangan dukungan pendanaan akibat mundurnya para donatur menjelang penutupan pendaftaran.

Manajer PSM Madiun Sunaryo mengatakan, para donatur membatalkan komitmen karena menginginkan tim menggunakan nama Kediri, bukan Madiun.

Kondisi itu membuat manajemen tidak memiliki cukup dana untuk melanjutkan keikutsertaan di kompetisi usia muda tersebut.

"Mereka mundur dari komitmen awal. Alasannya karena ingin tim memakai nama Kediri. Kalau tetap menggunakan nama Madiun, mereka tidak bisa mendukung pendanaan," ujarnya, kemarin (12/7).

Keputusan tersebut menjadi pukulan bagi tim.

Sebab, PSM telah menjalani persiapan sekitar lima bulan dan membentuk skuad berisi 23 pemain yang mayoritas merupakan hasil pembinaan akademi.

Agar para pemain tetap mendapat kesempatan berkompetisi, manajemen mengalihkan sekitar 70 persen pemain ke sejumlah klub di Kediri.

Seperti Elite Pro Academy (EPA) Persik Kediri, Inter Kediri, dan beberapa klub lainnya yang mengikuti Piala Soeratin musim ini.

"Anak-anak sudah berlatih selama lima bulan. Daripada perjuangan mereka sia-sia, kami arahkan ke klub lain supaya tetap bisa berkompetisi," katanya.

Sunaryo mengungkapkan, sejak Januari seluruh kebutuhan operasional tim ditanggung manajemen tanpa membebankan biaya pembinaan kepada pemain.

Hingga batas akhir pendaftaran, PSM masih berupaya mencari sponsor pengganti, namun belum membuahkan hasil.

"Kami sudah berusaha sampai batas akhir, tetapi belum ada kesepakatan dengan calon sponsor. Sangat disayangkan karena kesempatan ini akhirnya hilang," ucapnya.

Meski gagal tampil musim ini, Sunaryo menegaskan PSM Madiun tetap berkomitmen melanjutkan pembinaan pemain usia muda.

Dia berharap persoalan pendanaan dapat segera teratasi sehingga PSM kembali mengikuti kompetisi dengan membawa nama Madiun pada musim berikutnya.

"Kami mohon maaf kepada seluruh suporter. Semoga tahun depan PSM Madiun bisa kembali tampil membawa nama daerah," tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
psm madiun persik kediri piala soeratin u-17