Jawa Pos Radar Madiun – Seleksi Direktur Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun memasuki tahap akhir.
Tiga kandidat, yakni Jamaluddin, Sukoharjo, dan Joko Nugroho, menjalani tes wawancara bersama Kuasa Pemilik Modal (KPM) di Ruang 13 Balai Kota Madiun, Senin (13/7).
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun selaku KPM mengatakan, wawancara tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi lebih menitikberatkan pada visi transformasi perusahaan serta kemampuan peserta menjawab tantangan pengelolaan Perumdam ke depan.
"Yang saya dalami bagaimana menghadapi tantangan ke depan. Kota ini ingin bertransformasi, sehingga yang kami nilai adalah kemampuan melihat persoalan, menawarkan solusi, dan membawa Perumdam berkembang ke depan," ujarnya.
Menurut Bagus, kemampuan teknis dapat dipelajari selama menjalankan tugas.
Sebaliknya, kemampuan menyusun kebijakan strategis menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan direktur definitif.
Dalam sesi wawancara yang berlangsung hampir empat jam, masing-masing peserta mendapat sekitar 15 pertanyaan.
Bagus menilai ketiga kandidat mampu memberikan jawaban yang baik sehingga persaingan berlangsung cukup ketat.
"Hasil wawancaranya relatif imbang. Tinggal nanti kami melihat beberapa poin penilaian lainnya," katanya.
Setelah tahapan wawancara selesai, panitia akan merampungkan penilaian serta melengkapi persyaratan administrasi, termasuk data track record para calon sebagai bahan pertimbangan sebelum diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Bagus berharap proses tersebut segera rampung sehingga posisi direktur definitif dapat segera terisi dan program pengembangan perusahaan tidak mengalami hambatan.
"Kami akan segera mengirimkan berkas ke Kemendagri. Harapannya tidak terlalu lama dijabat pelaksana tugas sehingga program-program yang sudah berjalan bisa diteruskan dan yang masih kurang dapat segera diperbaiki," jelasnya.
Sementara itu, masa jabatan direksi lama resmi berakhir hari ini.
Selama proses penetapan direktur definitif belum selesai, operasional Perumdam Tirta Taman Sari akan dipimpin sementara oleh pelaksana tugas bersama dewan pengawas.
"Besok (hari ini, Red) memang direksi Perumdam yang lama jabatannya sudah habis. Nanti dipimpin sementara oleh dewan pengawas sebagai Plt," tandas Bagus. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto