Stafsus Wapres Dukung Madiun Gelar Event Pencak Silat Nasional pada 2027

Erlita H • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 21:18 WIB
KOORDINASI: Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Publik Suwardi bertemu Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Balai Kota Madiun, Senin (20/7), membahas rencana event pencak silat nasional 2027. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
KOORDINASI: Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Publik Suwardi bertemu Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Balai Kota Madiun, Senin (20/7), membahas rencana event pencak silat nasional 2027. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Rencana event pencak silat nasional, Kota Madiun, dan budaya pencak silat mendapat angin segar.

Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Publik Suwardi menyatakan siap mendorong pembahasan agenda tersebut di tingkat pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan saat Suwardi bertemu Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Balai Kota Madiun, Senin (20/7).

Pertemuan tersebut membahas penguatan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Menurut Suwardi, pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur.

Pelestarian budaya juga harus menjadi fondasi dalam membangun karakter masyarakat.

"Dalam membangun peradaban ke depan, kita tetap harus mengakar kepada budaya yang diwariskan leluhur," ujarnya.

Dia menilai Kota Madiun memiliki identitas budaya yang kuat, yakni pencak silat, pecel, dan kereta api.

Potensi tersebut dinilai layak dikembangkan sebagai kekuatan budaya sekaligus daya tarik daerah.

Suwardi juga menyambut positif rencana penyelenggaraan pertemuan pencak silat berskala nasional hingga internasional pada 2027.

Menurut dia, usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah pusat.

"Nanti akan kita diskusikan di Jakarta untuk bisa didukung," katanya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan pemkot selama ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat sektor kebudayaan melalui berbagai kegiatan, mulai tari, wayang, batik hingga pencak silat.

Setelah sukses menggelar kirab pencak silat, Pemkot Madiun kini menyiapkan agenda pencak silat berskala nasional pada 2027.

Konsep kegiatan masih akan dimatangkan bersama seluruh perguruan pencak silat sebelum diajukan untuk memperoleh dukungan pemerintah pusat.

"Harapannya seluruh paguyuban pencak silat mendukung, termasuk nantinya mendapat dukungan dari pemerintah pusat," ujar Bagus. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
Stafsus Wapres kota madiun pencak silat