Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menyalurkan bantuan 78.815 kilogram pupuk kepada puluhan kelompok tani sebagai upaya menjaga produktivitas pertanian.
Bantuan senilai Rp1,1 miliar tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Ketua Tim Prasarana dan Sarana Pertanian DKPP Kota Madiun Khoirul Irsad mengatakan, bantuan diberikan kepada 34 kelompok tani yang mengelola lahan pertanian seluas 864,85 hektare.
Rinciannya, bantuan terdiri atas 54.615 kilogram pupuk NPK dan 24.200 kilogram pupuk hayati.
Alokasi pupuk disesuaikan dengan luas lahan, yakni 64 kilogram pupuk NPK dan 28,6 kilogram pupuk hayati untuk setiap hektare.
"Tahun ini kami mengalokasikan anggaran Rp1,1 miliar untuk pengadaan pupuk NPK dan pupuk hayati sebagai upaya menjaga kondisi lahan tetap baik," ujarnya, Jumat (24/7).
Menurut Irsad, bantuan pupuk hayati diberikan untuk memperbaiki kualitas tanah yang mulai mengalami penurunan kesuburan akibat penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus.
"Kehadiran pupuk hayati diharapkan mampu memperbaiki kualitas tanah sekaligus menjaga produktivitas pertanian pada musim kemarau," katanya.
Distribusi bantuan telah dimulai sejak 17 Juli dan ditargetkan selesai pada pekan ini.
Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan pengawalan Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar bantuan diterima oleh kelompok tani yang berhak.
"Kami berharap bantuan pupuk ini mendukung produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Madiun," pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto