Padhang Mbranang Meriahkan Kota Madiun, Balai Kota Disulap Jadi Panggung Video Mapping

Erlita H • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:56 WIB
SENI RUANG: Pengunjung menikmati pertunjukan video mapping di Balai Kota Madiun dan pameran digital art installation di rubanah Pahlawan Street Center (PSC) dalam Festival Padhang Mbranang yang digelar hingga 26 Juli. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
SENI RUANG: Pengunjung menikmati pertunjukan video mapping di Balai Kota Madiun dan pameran digital art installation di rubanah Pahlawan Street Center (PSC) dalam Festival Padhang Mbranang yang digelar hingga 26 Juli. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Warga Kota Madiun kini memiliki destinasi hiburan baru.

Festival Padhang Mbranang menghadirkan pertunjukan video mapping di Balai Kota Madiun serta pameran digital art installation di ruang bawah tanah (rubanah) atau basement Pahlawan Street Center (PSC) mulai Jumat (24/7) hingga Minggu (26/7).

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk mendorong tumbuhnya ekosistem industri kreatif lokal dengan melibatkan kreator asal Madiun yang telah berkiprah di tingkat nasional.

Menurutnya, Padhang Mbranang diharapkan menjadi ruang lahirnya talenta-talenta baru sekaligus memperkuat citra Kota Madiun di kancah internasional.

"Kenapa Padhang Mbranang? Tentu ini mengandung makna cita-cita kami untuk mewujudkan Madiun Mendunia," ujarnya.

Kompetisi video mapping tahun ini menghadirkan juri dari Malaysia dan diikuti peserta dari Indonesia, Thailand, serta Vietnam.

Pertunjukan berlangsung setiap malam mulai pukul 19.00 WIB di Balai Kota Madiun, sementara pameran digital art installation dapat dinikmati di basement PSC.

Pemkot Madiun menyiapkan total hadiah Rp 25 juta bagi para pemenang kompetisi video mapping.

"Untuk total hadiah kompetisi disiapkan sebesar Rp 25 juta," ungkap Bagus.

Ia menilai infrastruktur Kota Madiun saat ini sudah memadai sehingga tantangan berikutnya adalah menghidupkan ruang-ruang publik melalui berbagai kegiatan kreatif yang mampu menarik wisatawan dan menggerakkan perekonomian daerah.

Baca Juga: Cerpen Wayang: Terbongkarnya Penyamaran Pandawa Bagian 1, Wrehatnala Guncang Kurusetra

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun saat press conference Padhang Mbranang kemarin (24/7).
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun saat press conference Padhang Mbranang kemarin (24/7).

"Infrastruktur sudah lebih dari cukup. Sekarang tinggal bagaimana mengisinya dengan kegiatan-kegiatan kreatif sehingga kunjungan wisata tetap terjaga dan ekonomi terus berputar. Ya, salah satunya dengan ini," terangnya.

Sementara itu, Founder Imajiwa Yedutun Linus menjelaskan, panitia menerima sekitar 30 karya video mapping.

Setelah melalui proses kurasi, 15 karya dinyatakan lolos dan ditampilkan dalam kompetisi.

Sebelum berkarya, para peserta telah dibekali template fasad Balai Kota Madiun agar desain yang dibuat sesuai dengan karakter bangunan.

"Peserta kami beri template fasad balai kota sebagai acuan. Mereka tinggal mengembangkan ide dan kreativitasnya," katanya.

Selain kompetisi, pengunjung juga dapat menikmati pameran digital art installation yang menampilkan karya berbagai studio kreatif dari sejumlah daerah di Indonesia.

"Pameran ini nantinya diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Madiun," tandasnya. (err/her/*)

Editor : Hengky Ristanto
Padhang Mbranang kota madiun Pahlawan Street Center video mapping