Jawa Pos Radar Madiun – Demi memaksimalkan mutu publikasi dan membangun citra positif sekolah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Madiun menyelenggarakan sebuah pelatihan khusus.
Agenda bertajuk Coaching Clinic Fotografi dan Videografi tersebut dilangsungkan di area Ruang Studio Mustika MAN 2 Kota Madiun pada hari Kamis (30/7).
Untuk menunjang kualitas materi, pihak sekolah secara khusus mengundang narasumber profesional dari media massa Jawa Pos Radar Madiun.
Pelatihan intensif ini diikuti oleh seluruh jajaran yang tergabung di dalam tim kreatif internal madrasah tersebut.
Anggota tim kreatif MAN 2 Kota Madiun, Nurhuda, memaparkan bahwa pihaknya memikul tanggung jawab besar dalam mengelola sajian informasi sekolah.
Baca Juga: AXIS School Fest 2026 Meriahkan SMAN 1 Ponorogo, Ajak Siswa Kuasai Literasi Digital dan AI
"Kami bertugas membuat konten seputar madrasah. Produksi M2 Studio Mustika mencakup berbagai program. Agar tugas tersebut dapat berjalan optimal dan menghasilkan identitas visual yang kuat, dibutuhkan peningkatan keterampilan teknis secara berkala bagi para pengelolanya agar konten yang disajikan tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif dan inspiratif melalui kegiatan ini," ungkap Nurhuda.
Fokus utama dari kelompok kreatif ini adalah merekam serta menyebarluaskan seluruh dinamika kegiatan hingga capaian prestasi madrasah ke hadapan publik.
Selama ini, mereka sangat aktif memproduksi berbagai tayangan digital, mulai dari gelar wicara, siniar dengan bintang tamu internal dan eksternal, hingga ragam vlog harian siswa.
"Semua dikolaborasikan untuk memperkuat branding madrasah," sebutnya menegaskan tujuan utama dari produksi karya-karya visual tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Ryan Tegar Rukmana selaku narasumber dari Jawa Pos Radar Madiun memberikan pemaparan materi fundamental seputar publikasi digital.
Baca Juga: BYD M6 DM, MPV Plug-in Hybrid Super Irit dengan Performa Gesit dan Kabin Senyap
Pembahasan mencakup tata cara memaksimalkan fungsi kamera maupun ponsel cerdas, penyusunan komposisi gambar estetik, hingga ragam teknik perekaman video yang dinamis.
"Sangat bermanfaat sekali materi yang dijelaskan hari ini. Kami tidak hanya diajari secara teknis, tapi juga tips dan trik praktis membuat konten digital yang menarik untuk kebutuhan media sosial sekolah," kata Nurhuda merespons ilmu yang diterimanya.
Sajian materi dari narasumber dinilai sangat mudah diaplikasikan sehingga mampu menjadi angin segar bagi pengembangan kapasitas para guru maupun kru studio.
Seluruh peserta sukses menyerap wawasan baru terkait strategi mengemas karya agar lebih variatif dan sanggup menarik atensi pengikut di berbagai jejaring sosial madrasah.
"Kami harap setelah kegiatan ini ada peningkatan keterampilan, kami bisa menghasilkan ragam konten visual yang lebih berkualitas, kreatif, dan profesional serta memantapkan eksistensi MAN 2 Kota Madiun sebagai madrasah unggulan yang modern, adaptif, dan semakin dikenal luas oleh masyarakat," pungkasnya. (*)
Editor : Mizan Ahsani