Arus Lalu Lintas di Kawasan PSC Madiun Dirombak, Empat Jalan Kini Berubah Arah

Erlita H • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 03:45 WIB
BERUBAH ARUS: Petugas Dishub Kota Madiun memasang penanda perubahan arus lalu lintas di Jalan Sulawesi dan Jalan Timor. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
BERUBAH ARUS: Petugas Dishub Kota Madiun memasang penanda perubahan arus lalu lintas di Jalan Sulawesi dan Jalan Timor. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Pahlawan Street Center (PSC).

Kebijakan itu diterapkan untuk mengurangi potensi kecelakaan sekaligus mengurai kepadatan kendaraan, terutama saat akhir pekan dan musim libur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Madiun Agus Mursidi mengatakan, rekayasa lalu lintas mencakup Jalan Kalimantan, Jalan Merapi, Jalan Sulawesi, Jalan Timor, Jalan Sawo Barat, dan Jalan Diponegoro.

Perubahan terbesar terjadi di Jalan Kalimantan yang kini menjadi satu arah dari barat ke timur.

Jalan Merapi juga diberlakukan satu arah menuju timur, dari Jalan Pandan ke Jalan Pahlawan.

Sementara itu, arus di Jalan Sulawesi dibalik menjadi satu arah dari Jalan Pahlawan menuju Jalan Dr. Soetomo.

Sedangkan Jalan Sawo Barat yang sebelumnya dua arah kini menjadi satu arah dari barat ke timur hingga simpang Jalan Mangga.

Dishub juga mencabut pembatasan sepeda motor di Jalan Diponegoro.

Jika sebelumnya roda dua dilarang melintas pukul 10.00–22.00, kini seluruh kendaraan bermotor dapat melintas tanpa pembatasan waktu.

Agus menjelaskan, perubahan arus di Jalan Sulawesi merupakan hasil Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) bersama kepolisian, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

"Sebelumnya banyak pengendara yang memotong median atau langsung menyeberang menuju Jalan Semeru maupun pusat perbelanjaan Timbul Jaya Plaza. Setelah median dihilangkan, potensi kecelakaan menjadi lebih besar sehingga arus kami balik," ujarnya, kemarin (30/7).

Menurut Agus, rekayasa lalu lintas juga menjadi langkah mengantisipasi lonjakan kendaraan di Kota Madiun yang semakin berkembang sebagai tujuan wisata.

Selama ini kepadatan sering terjadi di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Jawa pada akhir pekan maupun musim libur.

"Dengan rekayasa ini kami berharap distribusi kendaraan lebih merata. Dari Jalan Kalimantan misalnya, pengendara bisa langsung menuju Jalan Pahlawan sehingga beban lalu lintas di Jalan Jawa maupun Jalan Ahmad Yani berkurang," terangnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
arus lalu lintas Pahlawan Street Center rekayasa lalu lintas Dishub Kota Madiun