Reses Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono, Dorong Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah Tangga

Erlita H • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:12 WIB
SERAP ASPIRASI: Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono berdialog dengan warga saat reses. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
SERAP ASPIRASI: Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono berdialog dengan warga saat reses. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pengelolaan sampah menjadi salah satu isu yang paling banyak disorot dalam reses Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono, Selasa (4/8).

Warga mempertanyakan percepatan pelaksanaan program tersebut, termasuk dukungan anggaran yang disiapkan pemerintah daerah.

Istono menegaskan seluruh agenda strategis Pemkot Madiun tetap berjalan sesuai tahapan.

Mulai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027, KUA-PPAS Perubahan, hingga RAPBD Perubahan 2026.

"Program pemerintah daerah tetap berjalan normal. Agenda-agenda strategis sudah terjadwal dan terus berproses," ujarnya.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi salah satu program yang perlu mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat.

Kesadaran memilah sampah, kata dia, harus dimulai dari lingkungan keluarga sebelum diterapkan di tingkat lingkungan maupun kelurahan.

"Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga, kemudian berlanjut di lingkungan dan tingkat kelurahan. Kami ikut menyosialisasikan agar masyarakat lebih peduli," katanya.

Selain persoalan sampah, warga juga menyampaikan sejumlah usulan pembangunan dalam kegiatan reses tersebut.

Di antaranya pembangunan balai di kawasan Taman Kelir serta penanganan limbah jerami pascapanen.

Istono menilai kebiasaan membakar jerami sebaiknya mulai ditinggalkan.

Selain mencemari udara, limbah pertanian tersebut masih memiliki nilai ekonomi apabila diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi petani.

"Jerami sebaiknya diolah menjadi sesuatu yang produktif. Kalau terus dibakar, asapnya mengganggu kesehatan masyarakat," tegasnya.

Dia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan terus dikawal agar dapat masuk dalam program pembangunan daerah.

"Masih banyak usulan warga yang akan kami perjuangkan agar bisa direalisasikan melalui program pemerintah daerah," pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
limbah jerami pengelolaan sampah dprd kota madiun reses dprd