Jawa Pos Radar Madiun – Pembangunan gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Madiun mulai dikebut.
Dari total 27 koperasi yang telah terbentuk di seluruh kelurahan, empat gerai diprioritaskan selesai lebih dahulu sebagai bagian dari peluncuran tahap kedua secara nasional.
Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun, Angga Wahyu Nurcahyo, mengatakan empat gerai yang saat ini sedang dibangun berada di Kelurahan Demangan, Kuncen, Nambangan Lor, dan Kartoharjo.
"Pembangunan empat gerai sudah berproses dan seluruhnya berjalan sesuai perencanaan," ujarnya, Selasa (4/8).
Angga menjelaskan, seluruh 27 KKMP di Kota Madiun sebenarnya telah terbentuk dan mulai beroperasi.
Masing-masing koperasi juga sudah menjalankan aktivitas usaha meski belum semuanya memiliki gerai permanen.
"Seluruh KKMP sudah berjalan dan mulai mencatat omzet. Memang besarannya berbeda-beda, tetapi semuanya sudah beroperasi," katanya.
Menurutnya, pembangunan gerai di 23 kelurahan lainnya masih terkendala ketersediaan lahan.
Sejumlah lokasi yang diusulkan berada di kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) sehingga belum memenuhi ketentuan untuk didirikan bangunan.
"Kendala terbesar di Kota Madiun adalah ketersediaan lahan. Banyak usulan lokasi berada di kawasan LSD sehingga belum bisa diproses," jelasnya.
Angga menambahkan, pembangunan gerai KKMP didanai pemerintah pusat melalui skema kebijakan fiskal yang terintegrasi dengan Dana Alokasi Umum (DAU).
Pemerintah Kota Madiun menargetkan empat gerai tersebut selesai pada Agustus 2026 agar dapat diresmikan dalam peluncuran tahap kedua Koperasi Kelurahan Merah Putih secara nasional.
"Kami mengupayakan empat gerai ini bisa masuk peresmian tahap kedua pada Agustus," tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto