Sembako Murah Diserbu Warga Kota Madiun, GPM Digelar di 8 Kelurahan

Erlita H • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:30 WIB
SEMBako MURAH: Warga berdesak-desakan mengantre untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Gulun, Kota Madiun, Kamis (6/8). (Erlita Herminingsih/Jawa Pos Radar Madiun)
SEMBako MURAH: Warga berdesak-desakan mengantre untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Gulun, Kota Madiun, Kamis (6/8). (Erlita Herminingsih/Jawa Pos Radar Madiun)

Jawa Pos Radar Madiun – Antrean warga mengular di Lapangan Gulun, Kota Madiun, Kamis (6/8).

Mereka rela berdesak-desakan demi mendapatkan beras, minyak goreng, gula hingga telur dengan harga terjangkau dalam Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program Pemkot Madiun tersebut langsung diserbu masyarakat lantaran sejumlah kebutuhan pokok dijual di bawah maupun sesuai harga eceran tertinggi (HET).

GPM sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang HUT ke-81 RI.

Ketua Tim Kerja DKPP Kota Madiun Achmad Zain Nuri mengatakan, komoditas yang disediakan dipilih berdasarkan kebutuhan masyarakat.

’’Komoditas yang dijual merupakan bahan pokok yang memang dibutuhkan masyarakat,’’ ujarnya.

Beragam kebutuhan pangan tersedia dalam GPM tersebut. Di antaranya beras SPHP, beras premium, MinyaKita, minyak goreng kemasan, gula pasir, dan telur ayam.

Harga yang dipatok pun relatif terjangkau.

Pemkot mengacu pada HET pemerintah, bahkan sejumlah komoditas ditawarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan pasaran.

Salah satunya MinyaKita yang dibanderol Rp 31 ribu untuk kemasan dua liter.

’’Untuk harga di bawah hingga sesuai HET bahan pokok. Misalnya MinyaKita Rp 31 ribu per dua liter,’’ kata Zain.

Warga Kota Madiun masih memiliki kesempatan mendapatkan sembako murah tersebut. Sebab, GPM tidak hanya digelar sekali.

Pemkot menjadwalkan GPM sebanyak delapan kali secara bergilir di sejumlah kelurahan hingga akhir Agustus.

Penentuan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi serta antusiasme masyarakat pada pelaksanaan sebelumnya.

Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, GPM diharapkan mampu menahan gejolak harga pangan di pasaran.

’’Kami berharap masyarakat tidak terbebani dengan tingginya harga bahan pokok. Melalui GPM, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga sesuai HET, bahkan lebih murah dibandingkan harga pasar,’’ pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
harga pangan kota madiun gerakan pangan murah sembako murah