Pilah Sampah Mulai Jadi Kebiasaan Warga Madiun, Tiap RT Dapat Stimulan Rp 10 Juta

Erlita H • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 13:15 WIB
GERAKAN LINGKUNGAN: Warga Kota Madiun mulai membiasakan memilah sampah dari rumah melalui Program Pilah Sampah Terintegrasi Hijau. (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)
GERAKAN LINGKUNGAN: Warga Kota Madiun mulai membiasakan memilah sampah dari rumah melalui Program Pilah Sampah Terintegrasi Hijau. (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)

Jawa Pos Radar Madiun – Gerakan memilah sampah dari rumah mulai menunjukkan perubahan di lingkungan warga Kota Madiun.

Sepekan setelah Program Pilah Sampah Terintegrasi Hijau diluncurkan, kebiasaan baru tersebut mulai tumbuh di tingkat RT/RW.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, meski laporan administratif dari pelaksanaan program belum seluruhnya diterima, pemantauan langsung di lapangan menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat.

’’Secara administratif laporan tertulis memang belum masuk ke saya. Namun, saya melihat langsung di lapangan bagaimana aktivitas masyarakat saling mengingatkan di tingkat RT,’’ ujarnya Senin (10/8).

Menurut Bagus, membangun kebiasaan memilah sampah tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat.

Karena itu, keberadaan kader Pendekar Hijau terus diperkuat untuk mendampingi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Pendampingan tersebut diarahkan agar warga memahami pentingnya memisahkan sampah sejak dari sumbernya.

Dengan begitu, sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA) dapat dikurangi secara bertahap.

Sebagai penguatan program, pemkot menyiapkan dana stimulan sebesar Rp 10 juta untuk setiap RT.

Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan di tingkat masyarakat.

Bagus menegaskan, pemilahan sampah dari rumah menjadi strategi utama pemerintah kota dalam mengatasi persoalan sampah.

Keberhasilan program sangat bergantung pada konsistensi seluruh warga dalam menerapkannya.

’’Pilah sampah ini adalah senjata terbaik kami. Saya sangat berharap seluruh masyarakat Kota Madiun mau menjalankan aksi memilah sampah langsung dari rumah masing-masing,’’ pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
pendekar hijau program lingkungan pengelolaan sampah rumah tangga pilah sampah kota madiun