Paskibra Kota Madiun Dikarantina Sepekan, Berpeluang Dapat Prioritas Beasiswa

Erlita H • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:00 WIB
DIGEMBLENG: Anggota Paskibra Kota Madiun mengikuti diklat dan karantina di Perhutani Forestry Institute menjelang tugas pengibaran Merah Putih. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
DIGEMBLENG: Anggota Paskibra Kota Madiun mengikuti diklat dan karantina di Perhutani Forestry Institute menjelang tugas pengibaran Merah Putih. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun – Hari pengibaran Merah Putih tinggal menghitung waktu.

Pasukan pengibar bendera (paskibra) Kota Madiun kini memasuki fase akhir persiapan dengan menjalani karantina sekaligus pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) di Perhutani Forestry Institute.

Karantina berlangsung selama sepekan, 11–18 Agustus. Sebelum memasuki pemusatan latihan, para anggota paskibra terlebih dahulu mengikuti tantingan Desa Bahagia sebagai pembuka rangkaian diklat.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, persiapan paskibra sejatinya telah berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan.

Mereka ditempa secara intensif untuk mematangkan kemampuan menjelang tugas utama pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Tak hanya kemampuan baris-berbaris, pembinaan juga menyentuh kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, hingga kekompakan. Perwira, pelatih, dan pamong terlibat dalam proses tersebut.

’’Dengan gemblengan dari para perwira, pelatih, dan pamong, semoga pengibaran maupun penurunan bendera bisa berjalan lancar,’’ ujar Bagus, Rabu (12/8).

Menurut dia, masa karantina menjadi salah satu fase penting dalam pembentukan karakter anggota paskibra.

Pemusatan diklat bukan semata untuk menyempurnakan teknis pengibaran dan penurunan bendera.

Lebih dari itu, proses tersebut diharapkan membentuk kedisiplinan, mental, serta jiwa kepemimpinan para peserta.

’’Diklat ini sangat penting karena benar-benar semacam kawah candradimuka,’’ katanya.

Bagus berharap proses pembinaan tidak berakhir setelah tugas pada 17 Agustus rampung.

Nilai kedisiplinan dan pengalaman yang diperoleh selama latihan diharapkan dapat ditularkan kepada siswa lain di sekolah masing-masing.

Pemkot Madiun juga berencana memantau perkembangan para anggota paskibra setelah menyelesaikan tugas. Termasuk perjalanan pendidikan mereka hingga selepas SMA.

Bahkan, peluang memberikan prioritas beasiswa kuliah bagi anggota paskibra mulai dilirik.

Namun, skema tersebut belum final lantaran masih perlu dikaji dan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.

’’Kami lihat nanti perkembangannya setelah SMA bagaimana dan kami sesuaikan dengan aturan,’’ pungkas Bagus. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
HUT ke-81 Kemerdekaan RI kota madiun 17 agustus paskibra Pemkot Madiun