Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun bersiap menjadi tuan rumah Expo Haji dan Manasik Haji Nasional pada akhir September 2026.
Agenda berskala nasional itu diproyeksikan mendatangkan sekitar 15 ribu hingga 20 ribu calon jemaah haji dari berbagai daerah.
Persiapan kegiatan diklaim telah mencapai 70 persen. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Pemkot Madiun mulai mematangkan sejumlah aspek, mulai lokasi acara hingga keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Jawa Timur Mahmudi mengatakan, Pemkot Madiun memberikan dukungan terhadap pelaksanaan agenda tersebut.
’’Alhamdulillah, persiapannya sudah sekitar 70 persen. Kami langsung diterima Pak Wali Kota Madiun yang sangat responsif dan memberikan dukungan,’’ kata Mahmudi, Jumat (14/8).
Stadion Wilis dan GOR Wilis diarahkan menjadi lokasi utama kegiatan.
Kawasan tersebut dinilai memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung belasan ribu peserta manasik haji nasional.
Jika target peserta terealisasi, kegiatan tersebut berpotensi mendatangkan puluhan ribu orang ke Kota Madiun pada akhir September.
Selain manasik, rangkaian acara bakal dilengkapi Expo UMKM Haji. Sebanyak 200 stan direncanakan untuk menampung pelaku UMKM dari kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Keterlibatan ratusan pelaku usaha tersebut diharapkan ikut meramaikan kegiatan sekaligus menjadi ruang promosi produk UMKM daerah.
’’Masing-masing kabupaten dan kota akan menyiapkan UMKM untuk berpartisipasi. Khusus Kota Madiun, tentu kami memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk ikut menyukseskan dan memeriahkan kegiatan ini,’’ ujarnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto