SMKN 3 Madiun Gandeng Veteran, Wariskan Semangat Juang kepada Pelajar

Erlita H • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:45 WIB
SEMANGAT KEMERDEKAAN: Kepala SMA/SMK, pengurus OSIS, dan anggota LVRI mengikuti Bincang Inspiratif Jejak Juang Para Veteran di SMKN 3 Madiun, Jumat (14/8). (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)
SEMANGAT KEMERDEKAAN: Kepala SMA/SMK, pengurus OSIS, dan anggota LVRI mengikuti Bincang Inspiratif Jejak Juang Para Veteran di SMKN 3 Madiun, Jumat (14/8). (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)

Jawa Pos Radar Madiun – Belajar sejarah perjuangan tak harus selalu melalui buku.

Para veteran di Madiun bakal turun langsung ke sekolah untuk berbagi pengalaman sekaligus menanamkan nasionalisme kepada generasi muda.

Kolaborasi itu mulai dirintis melalui Bincang Inspiratif Jejak Juang Para Veteran, Inspirasi Pemimpin Muda di SMKN 3 Madiun, Jumat (14/8).

Ke depan, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) juga berpeluang menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah.

Kegiatan yang digelar menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut diinisiasi Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Program melibatkan SMA/SMK se-Kota Madiun dengan mempertemukan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, perwakilan pengurus OSIS, dan anggota LVRI.

Pelajar Dengarkan Langsung Kisah Veteran

Kepala SMKN 3 Madiun Suharto mengatakan, pengurus OSIS sengaja dilibatkan agar pesan yang disampaikan veteran tidak berhenti pada peserta kegiatan.

Para pengurus OSIS diharapkan menjadi penyambung pesan dengan membagikan pengalaman dan nilai perjuangan yang diperoleh kepada siswa di sekolah masing-masing.

’’Kami ingin anak-anak generasi muda mendengar langsung cerita perjuangan para veteran. Apa yang mereka dengar dan terima hari ini nantinya bisa diteruskan kepada teman-temannya,’’ ujar Suharto.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tentu berbeda dengan perjuangan para veteran pada masa lalu.

Jika para pejuang dahulu berhadapan langsung dengan penjajah, generasi sekarang menghadapi tantangan seperti ketidakdisiplinan, kebodohan, dan ketidakpedulian.

Karena itu, semangat perjuangan harus diterjemahkan sesuai perkembangan zaman.

’’Tugas kita sekarang adalah mengisi dan merawat kemerdekaan agar Indonesia benar-benar menjadi negara yang maju,’’ kata Suharto yang juga Ketua MKKS SMK sekaligus Ketua Pemuda Panca Marga Madiun tersebut.

Veteran Berpeluang Jadi Pembina Upacara

Bincang inspiratif tersebut sekaligus menjadi embrio kolaborasi berkelanjutan antara LVRI dan sekolah-sekolah di Kota Madiun.

Salah satu konsep yang disiapkan adalah menghadirkan veteran sebagai pembina upacara.

Mereka nantinya dapat menyampaikan wawasan kebangsaan, pengalaman perjuangan, serta pesan kepada siswa secara langsung.

’’Ini menjadi awal kegiatan yang lebih berkelanjutan. Insya Allah, para veteran juga akan kami libatkan sebagai pembina upacara untuk memberikan petuah dan arahan kepada anak-anak didik,’’ jelas Suharto.

Ketua LVRI Madiun Agus Seto menyambut positif rencana tersebut.

Menurut dia, sosialisasi nilai-nilai perjuangan kepada pelajar memang menjadi bagian dari program LVRI, mulai jenjang SD hingga SMA/SMK.

’’Kalau memungkinkan, kami juga siap menjadi pembina upacara. Setelah upacara, kami dapat memberikan sosialisasi dan arahan mengenai perjuangan para veteran,’’ katanya.

Ingatkan Kemerdekaan Diraih dengan Pengorbanan

Agus menilai generasi muda perlu memahami bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak datang begitu saja.

Ada perjuangan dan pengorbanan panjang para pendahulu bangsa di baliknya.

Pemahaman tersebut dinilai semakin penting bagi pelajar SMA/SMK yang sebentar lagi memasuki perguruan tinggi maupun terjun lebih luas dalam kehidupan bermasyarakat.

’’Generasi muda adalah pihak yang akan melanjutkan dan mengisi kemerdekaan. Jangan sampai mereka melupakan perjuangan para pejuang bangsa,’’ tegasnya.

Kegiatan tersebut terinspirasi dari arahan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
HUT ke-81 RI SMKN 3 Madiun LVRI Madiun generasi muda veteran